Tampilkan postingan dengan label Drama Jadul 1990-an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Drama Jadul 1990-an. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 September 2026

Sinopsis & Review: Keteguhan Cinta, drama jadul 1990-an tentang si gadis buta yang mencari cinta

"Keteguhan Cinta" atau yang memiliki judul asli "The Journey Towards Blessing (Lu Chang Ching Kheng Chang/路長情更長)" adalah drama 1990-an yang dulu pernah ditayangkan di Indosiar sekitar tahun 1996. 


Sebenarnya pembahasan tentang drama jadul ini pernah diposting di blogku satunya, "Asian Stars". Namun karena beberapa waktu lalu, blogku yang hampir memecahkan 5 juta pengunjung itu secara tiba-tiba dihapus oleh google karena kesalahan sistem, walaupun sekarang sudah dipulihkan karena aku memang tidak melakukan kesalahan apa pun, namun aku tetap takut hal seperti itu terjadi lagi. 

Aku takut sebenarnya Google memang menyasar blog populer yang menghasilkan jutaan pengunjung, karena menurut laporan para blogger yang terjadi di seluruh dunia, kebanyakan yang hilang adalah blog dengan jutaan pengunjung, termasuk Panchoa yang juga ikut dihapus.

Itu sebabnya aku memutuskan untuk menulis sekali lagi tentang drama ini di blog yang baru. Ya, hanya sekedar berjaga-jaga jika hal yang buruk terjadi lagi, setidaknya aku punya back up-nya dan gak semuanya ilang.

Menurut pantauanku, hingga detik ini, September 2026 masih belum ada blog lain yang membahas tentang drama ini selain "ASIAN STARS". Bagus. Terima kasih karena tidak mencopy paste artikelku. Karena mencari all about drama jadul memang sangatlah sulit, jadi tolong hargailah kerja keras sesama penulis. Aku tidak meminta penghargaan piala atau uang, namun cukup TIDAK MENULIS ULANG ARTIKEL YANG KUBUAT. Itu saja!


Bagi kalian generasi Milenial, pasti setidaknya pernah mendengar lirik lagu di bawah ini, bukan?
"Lihat saja di mataku! Tiada dendam tiada duka! Doaku semoga kau bahagia..."

Inget, kan? Yup, lagu yang dinyanyikan oleh Paramita Rusady itu adalah sepenggalan lirik lagu dari opening song-nya drama Taiwan jadul "Keteguhan Cinta" yang dibintangi oleh si cantik nan imut-imut, Gloria Yip.

Namun tentu saja, itu bukanlah soundtrack aslinya. Karena soundtrack aslinya hanya Tuhan dan pihak rumah produksi Taiwan yang tahu. Maklum aja, karena di tahun 1990an saat Soeharto masih berkuasa, dia sangat ANTI CHINA makanya semua drama Asia, harus didubbing bahasa Indonesia semua dan lagu soundtracknya pun harus dibahasa Indonesiakan. Hingga saat ini, aku pun masih kesulitan mencari soundtrack aslinya seperti apa. Nanti kalau ketemu, pasti di share kok. Oke, mari kembali ke drama!


Drama Profile :
Judul Indonesia : Keteguhan Cinta
Judul Asli : The Journey Towards Blessing (Lu Chang Ching Kheng Chang/路長情更長)
No. Of Episode : 40 episode
Starring (主演) :
* Lin Rui Yang (林瑞阳) as Ou Yi Hang
* Gloria Yip (叶蕴仪) as Xu Kai Ching
* Meng Da Wei
* Crystal Chang Yu Yan (张玉嬿) as Tian Xin Di
Genre (类别) : Drama (剧情), Life (生活), Emotion (情感)
Production (地区) : Taiwan (台湾) 1994
Broadcasting : 11 Juli 1994 – 19 Agustus 1994

Sinopsis :
Ou Yi Hang (Kevin Lin Rui Yang) adalah anak angkat yang diadopsi sejak kecil oleh keluarga Xu. Yi Hang dan Kai Ching (Gloria Yip) awalnya tumbuh bersama sejak kecil sebagai kakak beradik. Namun kemudian, Yi Hang dan Kai Ching mengetahui bahwa Yi Hang ternyata hanyalah anak angkat keluarga Xu. Yi Hang berkata dia ingin menemui orang tua kandungnya yang menurut informasi kini tinggal di Amerika.

Keluarga Xu menyetujui keinginan Yi Hang. Suami istri Xu dan kedua anak mereka yaitu Kai Ching dan adik laki-lakinya juga ikut mengantarkan Yi Hang ke bandara. Namun naas, dalam perjalanan ke bandara, mobil yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan.


Nyonya Xu (Ibu Kai Ching) meninggal dunia dan kedua anak mereka mengalami kebutaan. Kai Ching dan adik laki-lakinya akhirnya disekolahkan di sebuah sekolah khusus disabilitas alias sekolah khusus anak-anak buta, yang juga menyediakan asrama. Sementara Yi Hang tetap dikirim ke Amerika karena keluarga Xu menganggap Yi Hang adalah penyebab kecelakaan tersebut hingga tidak ingin melihatnya lagi.

Di Amerika, Yi Hang bertemu dengan seorang wanita bernama Tian Xin Di (Crystal Chang Yu Yan) dan akhirnya mereka pun jatuh cinta. Sementara Kai Ching, bertemu dengan seorang pemuda yang juga mengalami masalah kebutaan bernama Meng Da Wei dan mereka pun berteman baik.

Beberapa tahun berlalu, Yi Hang pun kembali ke Taiwan dan menemui Kai Ching di sekolahnya. Kai Ching sangat senang mengetahui bahwa “kakaknya” telah kembali, namun kebahagiaannya langsung musnah saat mengetahui bahwa sang “kakak” telah memiliki wanita yang dicintai.

Kai Ching dan adik laki-lakinya telah menjalani operasi berkali-kali namun selalu gagal. Berbeda dengan Meng Da Wei yang beruntung karena berhasil melihat kembali walau hanya sekali menjalani operasi mata. Da Wei segera menemui Kai Ching setelah dia dapat melihat kembali dan jatuh hati pada wajahnya yang cantik, Kai Ching tak hanya baik dan lembut namun juga sangat cantik.

Namun sayang, Kai Ching hanya mencintai Yi Hang. Dan Kai Ching pun sempat menggunakan segala cara untuk memisahkan Yi Hang dan Xin Di termasuk memanfaatkan kebutaannya agar Yi Hang tetap berada di sisinya. Namun semuanya sia-sia, cinta Yi Hang terhadap Xin Di sangat kuat. (padahal lebih cantik Kai Ching ke mana-mana. Yi Hang ini ibarat dikasih berlian, malah milih batu kerikil)


Kalau dipikir lagi, Yi Hang dan Tian Xin Di sebenarnya pasangan serasi sih, sama-sama jelong >_<

Di sisi lain, Nenek Da Wei sangat tidak menyukai Kai Ching karena Kai Ching adalah gadis buta dan dia pun mengetahui bahwa cinta cucunya bertepuk sebelah tangan. Tak ingin melihat cucu kesayangannya selalu terluka karena gadis buta itu, wanita tua itu pun selalu melakukan segala cara agar cucunya menjauhi Kai Ching.

Suatu ketika, Yi Hang mengetahui kebenaran bahwa ternyata dia adalah anak haram hasil perselingkuhan sang Ayah dengan ibunya. Ayah Yi Hang ternyata adalah ayah Da Wei, jadi dengan kata lain Yi Hang dan Da Wei bersaudara meski tidak lahir dari rahim wanita yang sama.

Itulah sebabnya sang Ibu membuang Yi Hang karena tidak ingin anaknya malu bila mengetahui yang sebenarnya. Mengetahui bahwa Yi Hang selalu menyakiti hati Kai Ching, keluarga Xu lebih setuju bila Kai Ching menjalani hubungan dengan Da Wei yang tak hanya mencintainya dengan tulus, namun juga kaya, tampan dan berasal dari keluarga yang terhormat.

Namun Nenek Da Wei semakin membenci Kai Ching saat mengetahui bahwa kakak angkat Kai Ching adalah anak haram dari putranya, anak haram yang telah membuat aib keluarga. Apalagi sejak awal Nenek Da Wei mengetahui bahwa Kai Ching telah menolak Da Wei demi sang anak haram.

Akhirnya demi kebaikan semua orang, setelah Yi Hang dan Xin Di menikah, mereka berdua memutuskan untuk kembali ke Amerika.


Setelah Yi Hang pergi, Kai Ching pun menyadari jika Da Wei adalah satu-satunya orang yang selama ini selalu peduli padanya. Dia pun berusaha mendekatkan dirinya dengan Nenek Da Wei. Kai Ching ingin memulai hidup baru dengan pria yang mencintainya dengan tulus, bukan dengan pria yang selalu menyakiti hatinya demi wanita lain.

Di akhir episode, Nenek Da Wei akhirnya mulai bisa menerima Kai Ching dengan segala keterbatasannya. Kai Ching tampak berbahagia dengan Da Wei. Lalu tak lama kemudian, Yi Hang dan istrinya kembali ke Taiwan untuk menemui adik-adiknya, Da Wei dan Kai Ching dan mereka berempat pun tampak menari-nari dengan gembira di halaman.

Tamat.

~~~~~~

Review:
1. Karakter dan Pemeran.
A. Gloria Yip (叶蕴仪) as Xu Kai Ching.
Sudah jelas aku adalah pendukung Kai Ching, ya! Bukan si nenek peyot, Tian Xin Di. Sejak awal cerita, Kai Ching-lah yang lebih dulu muncul dan drama ini pun sebenarnya lebih banyak menceritakan tentang Kai Ching dan kesulitan hidupnya sebagai gadis buta dan cintanya yang bertepuk sebelah tangan. Menurut formula drama Korea, karakter yang muncul lebih dulu di awal cerita dan diperkenalkan pertama kali kepada penonton, seharusnya adalah sang pemeran utama. Hanya drama ini aja yang aneh banget!


Yang pertama muncul dan diperkenalkan kepada penonton adalah karakter Xu Kai Ching, seharusnya dialah aktris utamanya, eh malah tiba-tiba jadi Tian Xin Di yang baru muncul di tengah jalan. Bukankah itu sangat tidak masuk akal? Drama ini benar-benar anomali karena tidak mengikuti formula drama pada umumnya.

Jadi itu sebabnya, walaupun pemeran utama wanitanya adalah Crystal Chang Yu Yan yang berperan sebagai Tian Xin Di, aku tidak peduli karena dia gak worthed buat dibahas. Bagiku, dalam hatiku, dia adalah karakter anomali yang muncul di tengah jalan lalu dipaksa menjadi tokoh utama wanita. Aneh dan gak masuk akal. Muncul di tengah jalan, tiba-tiba nyelonong manja jadi lakonnya >_<

Gloria Yip sangat pas memerankan tokoh si gadis buta, Xu Kai Ching. Selain sangat cantik dan imut, wajahnya pun melas dan sabar. Cocok memerankan seorang gadis yang terzolimi.

Walau ada beberapa penonton yang mungkin justru sebel sama Kai Ching karena mencoba memisahkan Yi Hang dan Xin Di, tapi penulis pribadi lebih berpihak pada Gloria Yip (Kai Ching) karena selain Kai Ching lebih cantik dan lebih muda dari Xin Di, tapi juga karena Yi Hang dan Kai Ching telah lebih dulu bertemu.

Mereka dibesarkan bersama sebagai kakak beradik sejak kecil, dan Yi Hang juga secara tidak langsung telah menyebabkan Kai Ching menjadi buta, karena kecelakaan itu tidak akan terjadi jika bukan karena ingin mengantar Yi Hang ke bandara.

Jadi sangat menyebalkan saat melihat Xin Di mendadak muncul di tengah jalan dan merebut perhatian Yi Hang dari “adiknya”. Wajar juga kalau si “adik” jadi marah karena merasa “kakaknya” telah dirampas oleh seseorang yang mendadak muncul di tengah jalan.

Kalau dalam sudut pandangku, Pelakornya justru Tian Xin Di. Dia kan gak buta, sehat walafiat, sudah dewasa, jadi kenapa dia tidak mau mencari pria lain saja? Kenapa harus merampas Yi Hang dari Kai Ching? Kenapa harus menghancurkan hubungan baik mereka dan memaksa Yi Hang memilih?


Tapi sudahlah, setiap penonton pasti memiliki sudut pandang masing-masing yang tak mungkin diubah, jadi kita saling menghormati pendapat masing-masing aja ^_^ Couple Da Wei dan Kai Ching juga cocok kok, sama-sama muda dan Da Wei juga tulus mencintai Kai Ching meskipun tahu bahwa gadis itu buta. Walaupun tetep sebel sama Tian Xin Di tapi yang penting Kai Ching juga mendapatkan kebahagiaan pada akhirnya. Kai Ching berhak bahagia!

Ini sesuai dengan pepatah, “Asal kau mau menoleh sedikit saja, kebahagiaan sebenarnya sudah ada di sampingmu sejak lama.” Da Wei selalu ada untuk Kai Ching, saat Kai Ching menangis untuk Yi Hang, Da Wei-lah yang selalu menghiburnya. Sayangnya, aktor utamanya gak bisa diganti hahaha ^_^

B. Lin Rui Yang (林瑞阳) as Ou Yi Hang
Ou Yi Hang adalah si anak haram yang gak tahu terima kasih! Udah bagus anak haram seperti dia, diadopsi dan diangkat anak oleh keluarga kaya, diperhatikan, disayang seperti anak sendiri, dan bahkan dicintai oleh sang "adik perempuan".


Yi Hang-lah yang menghancurkan seluruh keluarga Xu sejak awal. Jika bukan karena mengantar Yi Hang ke bandara, keluarga Xu tidak akan hancur berantakan seperti itu. Ibu Xu tidak akan meninggal dan kedua bersaudara Xu tidak akan kehilangan penglihatan mereka. Dan belum cukup dengan itu, dia pun malah menghancurkan hati sang "adik perempuan" dengan jatuh cinta pada seorang gadis asing yang muncul di tengah jalan, menyakitinya berkali-kali.

Jujur, baru kali ini aku gak suka dengan karakter utama dalam sebuah drama. Baik itu karakter utama pria ataupun wanita, bagiku keduanya sampah berhati kejam! Untunglah drama Taiwan setelah itu kembali waras dan mengikuti formula drama pada umumnya, hanya ini yang anomali.

Secara visual, aku juga gak suka! Wajahnya seburuk karakternya! Sebenarnya cocok juga sih sama si Xin Di. Cocok! Sama-sama NOT GOOD LOOKING! 

2. Alur Cerita.
Apa yang bisa kukatakan? Berantakan kalau kataku! Yang membuatku sedih justru karena karakternya Xu Kai Ching yang berkali-kali disakiti oleh Yi Hang dan kekasihnya. Bahkan lagunya Paramita Rusady pun seolah menggambarkan karakternya Kai Ching, kan?

"Lihat saja di mataku! Tiada dendam, tiada duka! Doaku semoga kau bahagia!"

Lihat? Bukankah pada akhirnya Xu Kai Ching melepaskan cintanya pada Yi Hang tanpa dendam dan mendoakan agar Yi Hang bahagia? Bahkan lagunya pun cocok untuk Kai Ching loh itu. Aneh, kan? Kai Ching bukan pemeran utama, tapi alur ceritanya dan bahkan soundtracknya seolah-olah menggambarkan dialah pemeran utama wanitanya.


Tak hanya karakter Xu Kai Ching yang seolah outshine si Tian Xin Di, namun karakter Meng Da Wei juga sama. Aku lebih suka karakter Meng Da Wei yang polos, baik hati dan setia. Tapi entah kenapa, drama Taiwan era jadul selalu kebanyakan berpihak pada anak haram yang lahir di luar nikah.

Gak cuma Yi Hang sih, karakter Ye Tian Bien (Angela Zhang) dalam "At The Dolphin Bay" juga adalah seorang anak haram yang lahir di luar nikah. Itu sebabnya dia gak diakui oleh keluarga Xu dan akhirnya terdampar di Panti Asuhan dan bertemu Xu Zhe Ya.

Why Oh Why? Kenapa harus menjadikan anak haram sebagai karakter utama? Apakah karena para penulis skenarionya adalah anak haram juga jadi mereka ingin mendukung sesama anak haram dan ingin menaikkan derajat anak haram melalui drama? Ingin menunjukkan betapa kasian dan menderitanya para anak haram tersebut hingga mereka pun pantas bahagia, begitukah? Bukankah ini sama saja dengan menormalisasi perselingkuhan dan kelahiran anak haram di luar nikah?

Waktu masih kecil gak tahu dan gak memperhatikan sih, sekarang setelah dewasa, barulah aku mengerti dan memahami, "Pantesan aja Ye Tian Bien dibuang! Pantesan Ye Tian Bien dibenci oleh Ibunya Xu San Ni. Istri sah mana yang bisa dengan lapang dada menerima anak hasil perselingkuhan suaminya? Uda gitu, endingnya si anak haram hidup dan bahagia pula, sedangkan anak istri sah malah meninggal karena kanker darah". Mendadak aku yang dulu suka "At The Dolphin Bay" jadi gak respek sama karakter Ye Tian Bien. Ya sama kayak karakter Yi Hang ini.

Yang pertama dan terutama, kenapa anak haram harus dijadikan karakter utama sih? Apa kalian pikir anak dari istri sah gak cukup menyedihkan sampai drama-drama Taiwan jaman dulu berpihak pada anak haram? Anak dari istri sah juga sangat menyedihkan loh saat mengetahui kalau ayahnya berselingkuh dari ibu kandungnya dan punya anak lain. Kenapa gak mengangkat kisah tentang anak dari istri sah yang ayahnya direbut pelakor dan anak haram aja sih? Lah ini malah dramanya mendukung si anak haram. Setelah dewasa baru paham kalau ada yang salah dengan drama ini.


Lalu drama ini pun tidak mengikuti formula drama pada umumya, yaitu yang muncul lebih dulu di awal cerita dan diperkenalkan lebih dulu kepada penonton adalah pemeran utamanya. Di drama ini, karakter Xu Kai Ching muncul lebih dulu, tapi ternyata pemeran utamanya malah seorang wanita yang baru muncul di tengah jalan, yaitu Tian Xin Di. Sangat tidak masuk akal bagiku.

Lalu formula "teman masa kecil" alias "Childhood Sweetheart" juga gak berlaku di sini. Drama pada umumnya pasti menceritakan tentang "Teman masa kecil" yang tumbuh bersama lalu berubah menjadi sepasang kekasih yang saling mencintai, seperti "Autumn In My Heart, Winter Sonata", dan "Spring Waltz" sebagai contohnya. Kalau menurut ketiga drama tersebut, ketemu duluan, muncul duluan, kenal duluan, pastilah pemeran utamanya, hanya di drama ini kedua hal tersebut tidak berlaku.

Gak papa juga sih, terserah penulis skenarionya aja. Hanya saja aku sebagai penonton, gak suka melihatnya. Aneh aja kalau yang tiba-tiba muncul di tengah jalan, justru endingnya menang dan mendapatkan hati aktor utamanya. Di mataku, Tian Xin Di justru malah terlihat seperti pelakornya. Pelakor kan muncul belakangan, hanya untuk merebut sang pemeran utama pria. Karakter Tian Xin Di seperti itu di mataku.

Tapi ini pendapatku loh. Karena yang namanya review sudah tentu reviewnya tergantung sudut pandang orang yang mengulasnya. Boleh setuju, boleh tidak! Bagi yang tidak setuju, yasudah, abaikan aja review dariku, gak ada yang maksa kalian untuk membaca.

Writen by : Liana Hwie.
Note : DILARANG MENG-COPY PASTE TANPA IJIN DARI PENULIS! REPOST WITH FULL CREDITS! SAYA MENCARI INFORMASI MENGENAI DRAMA INI SAMPAI PUSING 7 KELILING, TOLONG JANGAN DICOPAS SEENAK JIDAT, YA!