Kamis, 03 September 2026

(Profil) Lee Yong Dae, Badminton Prince and " The Legend" from South Korea, si ganteng dengan segudang prestasi

Lee Yong Dae atau akrab disapa Yong Dae, lahir di Hwasun, Korea Selatan pada 11 september 1988 adalah seorang pemain bulutangkis asal Korea Selatan. Lee Yong Dae memiliki paras yang tampan, tubuh atletis, serta mengantongi segudang prestasi, maka tak heran jika Lee Yong Dae menjadi idola bagi jutaan kaum hawa. 



Memulai karir sebagai atlet bulu tangkis profesional sejak tahun 2003, Lee Yong Dae telah mengharumkan nama Korea Selatan di kancah internasional melalui gelar-gelar yang berhasil ia torehkan. Lee Yong Dae bukan sekadar pemain biasa. Ia adalah fenomena di sektor ganda putra dan ganda campuran.

Sepanjang kariernya yang gemilang, berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan hingga saat pensiun, Lee Yong Dae berhasil mengoleksi 59 gelar juara, yang berasal dari 43 gelar BWF Super Series dan 16 gelar BWF Grand Prix, di mana gelar tersebut dibagi lagi berdasarkan 49 gelar dari sektor ganda putra dan 10 gelar dari sektor ganda campuran. 

Lee Yomg Dae juga berkali-kali menjuarai turnamen Djarum Indonesia Super Series Premier dengan pasangan yang berbeda.


Lee Yong Dae/Jung Jae Sung

Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong

Fleksibilitasnya di lapangan terbukti nyata, ia mampu menduduki peringkat 1 dunia dengan empat pasangan berbeda, yakni ganda putra bersama Jung Jae Sung, Ko Sung Hyun, dan Yoo Yeon Seong. Lalu di nomor ganda campuran bersama Lee Hyo Jung.

Hingga kini sulit menemukan pemain ganda yang bisa menyamai prestasi yang diraih Lee Yong Dae yang sangat konsisten dan fleksible, yang mampu meraih prestasi tinggi walau berganti-ganti pasangan berbeda.

Mereka yang pernah berpasangan dengan Lee Yong Dae adalah Jung Jae Sung, Shin Baek Cheol, Ko Sung Hyun, dan Yoo Yeon Seong di ganda putra, serta Lee Hyo Jung, Ha Jung Eun, Shin Seung Chan, dan Lee So Hee di ganda campuran.

Olimpiade Beijing 2008

Puncak prestasinya tercatat dengan tinta emas saat ia menyabet medali emas Olimpiade Beijing 2008 bersama Lee Hyo Jung dalam sektor ganda campuran dan medali perunggu dalam Olimpiade London 2012 serta medali emas All England 2012, yang keduanya diraih bersama Jung Jae Sung dalam sektor ganda putra.

Olimpiade London 2012


Podium Ganda Putra Olimpiade London 2012:


Lee Yong Dae pertama kali menempati ranking 1 dunia di ganda putra bersama Jung Jae Sung pada Januari 2009. Bersama Jung Jae Sung, Lee Yong Dae berhasil meraih Medali Perunggu dalam Olimpiade London 2012 dalam sektor Ganda Putra melawan Koo Kin Kiat/Tan Boon Heong dan gelar juara All England 2012 mengalahkan Fu Hai Feng/Cai Yun di babak final.

All England 2012

Di awal 2013, ia berganti partner menjadi Ko Sung Hyun. Siapa sangka, duet ini bisa langsung berjaya dan menjadi ranking 1 dunia pada 30 Mei 2013. Namun, sayangnya pasangan Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun hanya bertahan selama setahun karena Ko Sung Hyun harus mengikuti Wajib Militer. Prestasi terbaik Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun adalah ketika berhasil meraih medali emas di Kejuaraan Asia 2013 yang dihelat di Chinese Taipei.


Pada 2014, Lee Yong Dae menggandeng Yoo Yeon Seong yang notabene mantan pasangan Ko Sung Hyun. Dalam waktu singkat, tiga gelar Superseries diraih dan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong mampu naik ke posisi 1 dunia pada Agustus 2014.


Lee Yong Dae juga pernah mencatat prestasi fenomenal saat menjadi pemain nomor 1 dunia selama 117 minggu beruntun bersama Yoo Yeon Seong. Sepanjang tahun 2015, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong menjadi pengoleksi gelar BWF Superseries terbanyak dengan total raihan enam kali juara di Australia, Jepang, Korea, Denmark, Perancis, dan Hongkong.

Saat ini, Lee Yong Dae sudah pensiun, dia menutup kariernya dengan manis. Bersama pasangannya di ganda putra, Yoo Yeon Seong, Lee Yong Dae menjadi kampiun di kandang sendiri setelah pada babak final, Minggu (2/10/2016), menang dramatis atas wakil China, Li Junhui/Liu Yuchen, 16-21, 22-20, 21-18.

Lee Yong Dae memutuskan pensiun saat masih dalam usia emas dan berada di puncak prestasi. Ketika gantung raket, Lee Yong Dae/Yoo Yoon Seong masih berstatus sebagai pasangan nomor satu dunia.

Lee Yong Dae memutuskan pensiun dengan alasan ingin memberi kesempatan kepada para pemain muda Negeri Ginseng. Saat pensiun, Lee Yong Dae masih berpasangan dengan Yoo Yeon Seong (ganda putra) dan Lee So Hee (ganda campuran).

Perjalanan Karier & Comeback.
2016: Mundur dari timnas Korea Selatan untuk memberi jalan bagi pemain muda.
2017–2018: Sempat kembali bermain secara profesional dan berpasangan dengan Kim Gi-jung.
Hall of Fame: Dilantik ke dalam BWF Badminton Hall of Fame pada 9 Desember 2024. 


Profile
Nama: Lee Yong Dae
Hangul: 이용대
Lahir: September 11, 1988
Tempat lahir: South Korea
Tinggi: 180 cm
Instagram: leeyd88
Profesi: Atlet bulutangkis
Tahun aktif: 2003–2016.
Pegangan: Kanan
Pelatih: Kang Kyung-jin
Peringkat tertinggi
* Ranking 1 (ganda campuran)
* Ranking 1 (ganda putra)
Drama Series:
Racket Boys | Racket Sonyeondan (SBS / 2021) - Lee Yong-Dae (ep.15)

Jumlah Perolehan Medali :

Olimpiade:
* 2008 - Olimpiade Beijing : Ganda Campuran (partner: Lee Hyo Jung) - Medali Emas.
* 2012 - Olimpiade London : Ganda Putra (partner Jung Jae Sung) - Medali Perunggu.

Kejuaraan Dunia BWF:
* 2007 - Kuala Lumpur : Ganda Putra - Medali perak.
* 2009 - Hyderabad : Ganda Putra - Medali perak.
* 2009 - Hyderabad : Ganda Campuran - Medali perunggu.
* 2011 - London : Ganda Putra - Medali perunggu.
* 2014 - Copenhagen : Ganda Putra - Medali perak.

Asian Games:
* 2006 - Doha : Ganda Putra - Medali perunggu.
* 2006 - Doha : Tim Putra - Medali perak.
* 2010 - Guangzhou : Ganda Putra - Medali perunggu.
* 2010 - Guangzhou : Tim Putra - Medali perak.
* 2014 -  Incheon Badminton at the 2014 Asian Games : Ganda Putra - Medali perak.
* 2014 -  Incheon Badminton at the 2014 Asian Games : Tim Putra - Medali Emas.

Piala Thomas:
* 2008 : Jakarta - Tim Putra - Medali perak.
* 2012 : Wuhan - Tim Putra - Medali perak.

Piala Sudirman:
* 2007 - Glasgow : Tim Putra - Medali perunggu.
* 2009 – Guangzhou : Tim Putra - Medali perak.
* 2011 - Qingdao : Tim Putra - Medali perunggu.

Kejuaraan Dunia Yunior BWF:
* 2006 - Incheon : Ganda Putra - Medali Emas.
* 2006 - Incheon : Ganda Campuran - Medali Emas.
* 2006 - Incheon : Tim Putra - Medali Emas.

Djarum Indonesia Super Series Premier

Kategori Ganda Putra.
* 2005 : Cheers Asian Satellite Singapore - Runner Up
* 2005 : Mongolian Asian Satellite Mongolia - Winner (1)
* 2006 : Wilson Badminton Swiss Open Switzerland - Semi-Finalist
* 2006 : Yonex Germany Open Germany - Winner (2)
* 2006 : Djarum Indonesia Open Indonesia - Semi Finalist
* 2006 : Chinese Taipei Open Taiwan - Runner Up
* 2006 : SCG World Grand Prix Thailand Open Badminton Championships Thailand - Winner (3)
* 2007 : Proton Malaysia Super Series Malaysia - Semi Finalist
* 2007 : Yonex Korea Open Super Series Seoul Korea - Winner (4)
* 2007 : SCG Thailand Open Thailand - Runner Up
* 2007 : World Championships Malaysia - Runner Up
* 2007 : French Super Series France - Semi Finalist
* 2008 : Yonex All England Open Super Series England - Winner (5)
* 2008 : Wilson Swiss Super Series Switzerland - Winner (6)
* 2008 : India Grand Prix Gold India - Semi Finalist
* 2008 : Yonex-Sunrise Badminton Asia Championships Malaysia - Winner (7)
* 2008 : Li Ning China Open Super Series China - Winner (8)
* 2008 : Yonex-Sunrise Hong Kong Super Series Hong Kong - Winner (9)
* 2008 : World Super Series Masters Final Malaysia - Runner Up
* 2009 : Proton Malaysia Super Series Malaysia - Winner (10)
* 2009 : Yonex Korea Super Series Korea - Runner Up
* 2009 : Yonex All England Open Super Series England - Semi Finalist
* 2009 : Wilson Swiss Super Series Switzerland - Semi Finalist
* 2009 : German Open Germany - Winner (11)
* 2009 : Djarum Indonesia Super Series Indonesia - Winner (12)
* 2009 : Yonex-Sunrise BWF World Championships India - Runner-up
* 2009 : Yonex-Sunrise Hong Kong Open Super Series Hong Kong - Winner (13)
* 2009 : China Open Super Series China - Winner (14)
* 2009 : Super Series Finals Malaysia - Winner (15)
* 2010 : Korea Open Super Series Korea - Winner (16)
* 2010 : Chinese Taipei Grand Prix Gold Taiwan - Winner (17)
* 2010 : China Masters Super Series China - Semi Finalist
* 2010 : Victor Korea Open Grand Prix Korea - Winner (18)
* 2010 : China Open Super Series China - Winner (19)
* 2010 : Yonex-Sunrise Hong Kong Open Super Series Hong Kong - Semi Finalist
* 2010 : Victor-BWF Super Series Finals Taiwan - Runner Up
* 2011 : Victor Korea Open Super Series Premier Korea - Winner (20)
* 2011 : Yonex German Open Grand Prix Gold Germany - Winner (21)
* 2011 : Wilson Swiss Open Grand Prix Gold Switzerland - Runner Up
* 2011 : SCG Thailand Open Grand Prix Gold Thailand - Winner (22)
* 2011 : Li Ning Singapore Open Singapore - Semi Finalist
* 2011 : Yonex OCBC US Open Grand Prix Gold United States - Winner (23)
* 2011 : Yonex Canada Open Canada - Winner (24)
* 2011 : Li Ning China Masters China - Winner (25)
* 2011 : Yonex Denmark Open Super Series Premier Denmark - Winner (26)
* 2011 : Yonex French Open Super Series Paris - Winner (27)
* 2011 : Yonex Sunrise Hong Kong Open Hong Kong - Runner Up
* 2011 : Li Ning China Open Shanghai, China - Semi Finalist
* 2011 : BWF Super Series Final Liuzhou, China - Semi Finalist
* 2012 :Victor Korea Open Seoul, Korea - Runner Up
* 2012 : Yonex German Open OPG Germany - Runner Up
* 2012 : All England Open Badminton Championships Birmingham, England - Winner (28)
* 2012 : Indonesia Super Series Premier Jakarta, Indonesia - Winner (29)
* 2013 : Victor Korea Open Seoul, South Korea - Winner (30)
* 2013 : China Masters Super Series Changzhou, China - Winner (31)
* 2013 : Denmark Super Series Premier Odense, Denmark - Winner (32)
* 2013 : China Open Super Series Premier Shanghai, China - Winner (33)
* 2013 : Hong Kong Super Series Hong Kong - Winner (34)
* 2014 : Japan Super Series Tokyo, Japan - Winner (35)
* 2014 : Indonesia Super Series Premier Jakarta, Indonesia - Winner (36)
* 2014 : Australian Open (badminton) Sydney, Australia - Winner (37)
* 2014 : Denmark Super Series Premier Odense, Denmark - Runner Up
* 2014 : Badminton at the 2014 Asian Games Incheon, Korea - Runner Up
* 2014 : China Open Super Series Premier Fuzhou, China - Winner (38)
* 2014 : BWF Super Series Masters Finals Dubai, United Arab Emirates - Winner (39)
* 2015 : Malaysia Super Series Premier Kuala Lumpur, Malaysia - Runner Up
* 2015 : Australian Open (badminton) Sydney - Winner (40)
* 2015 : Badminton Asia Championships Wuhan, China - Winner (41)
* 2015 : BWF World Championships Jakarta - Semi Finalist
* 2015 : Japan Open (badminton) Tokyo - Winner (42)
* 2015 : Korea Open (badminton) Seoul, South Korea - Winner (43)
* 2015 : Denmark Open Odense, Denmark - Winner (44)
* 2015 : French Open (badminton) Paris, France - Winner (45)
* 2015 : Hong Kong Open (badminton) Kowloon, Hong Kong - Winner (46)
* 2016 : All England Open Birmingham, England - Semi Finalist
* 2016 : Malaysia Open Shah Alam, Malaysia - Semi Finalist
* 2016 : Singapore Open Singapore City, Singapore - Semi Finalist
* 2016 : China Masters Changzhou, Jiangsu, China - Winner (47)
* 2016 : Badminton Asia Championships Wuhan, China - Winner (48)
* 2016 : Indonesia Super Series Premier Jakarta, Indonesia - Winner (49)


Kategori Ganda Campuran
* 2007 : Wilson Swiss Super Series Switzerland - Winner(1)
* 2008 Yonex-Sunrise Hong Kong Super Series Hong Kong - Runner Up
* 2008 Li Ning China Open Super Series China - Winner (2)
* 2008 Beijing Olympic Games China - Winner (3)
* 2008 Wilson Swiss Super Series Switzerland - Semi Finalist
* 2008 German Open Germany - Winner (4)
* 2008 Yonex Korea Super Series Korea - Winner (5)
* 2008 Proton Malaysia Super Series Malaysia - Runner Up
* 2009 China Open Super Series China - Winner (6)
* 2009 Yonex BWF World Championships India - Semi Finalist
* 2009 Djarum Indonesia Super Series Indonesia - Runner Up
* 2009 Aviva Singapore Super Series Singapore - Semi Finalist
* 2009 Happy Suwon Asian Badminton Championship Korea - Winner (7)
* 2009 Wilson Swiss Open Super Series Switzerland - Runner Up
* 2009 German Open Grand Prix Gold Germany - Semi Finalist
* 2009 Yonex Korea Super Series Korea - Winner (8)
* 2009 Proton Malaysia Super Series Malaysia - Runner Up
* 2010 Swiss Open Super Series Switzerland - Winner (9)
* 2010 All England Super Series England - Semi Finalist
* 2011 Yonex Denmark Open Super Series Premier Denmark - Semi Finalist
* 2011 Yonex OCBC US OPEN Grand Prix Gold United States - Winner (10)
* 2011 Wilson Swiss Open Grand Prix Gold Switzerland - Semi Finalist


Selain berprestasi di lapangan, berkat parasnya yang rupawan bak artis Korea, Lee Yong Dae juga sempat beberapa kali mendapat undangan untuk tampil dalam acara televisi Korea, mulai dari acara talk show (Happy Together dan Healing Camp), reality show bertema olah raga (Cool Kiz on the Block), sampai acara bertema percintaan (We Got Married).

Dalam acara Happy Together dan Cool Kiz on the Block, Yong Dae sukses membuat penonton terpukau karena mampu menyelesaikan tantangan membelah semangka dengan kok lewat pukulan smash.

Author Opinion:
Pertama kali mengenal Lee Yong Dae adalah ketika melihatnya dalam babak final Olimpiade Beijing 2008 dalam sektor Ganda Campuran yang saat itu mempertemukan ganda campuran asal Indonesia Lilyana Natsir/Nova Widyanto melawan ganda campuran asal Korea Selatan, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung.

Niat hati ingin menonton pemain Indonesia membawa pulang medali emas dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, namun yang terjadi justru plot twist yang membagongkan.


Tak hanya ganda campuran baru asal Korea Selatan yang berhasil mengalahkan pasangan Indonesia yang saat itu dijagokan, namun juga membuatku malah ngefans dengan Lee Yong Dae, pemain muda asal negeri ginseng yang memiliki paras rupawan bak idol Korea.

Saat itu diketahui bahwa Lee Yong Dae masih berusia 19 tahun ketika berhasil membawa pulang medali emas Olimpiade Beijing dalam sektor ganda campuran. Dan sejak itu dia dikenal sebagai peraih medali emas Olimpiade Termuda dalam olahraga Bulu Tangkis (entah saat ini).

Karena sebelumnya, pencapaian paling fenomenal adalah saat Susy Susanti menjuarai Olimpiade Barcelona pada tahun 1992, saat itu Susi masih berusia 21 tahun.


Sejak saat itulah, aku menjadi fans setia Lee Yong Dae yang setia mengikuti perkembangan karirnya dan selalu menonton setiap turnamen yang dia ikuti, hingga tahun 2016 saat Lee Yong Dae memutuskan untuk pensiun dan menikah, barulah aku berhenti mengidolakannya.

Baru di tahun 2026, aku mengetahui kalau pernikahan Lee Yong Dae dengan mantan istrinya ternyata hanya seumur jagung alias bertahan setahun saja sebelum akhirnya berakhir perceraian.

Penyebab perceraian hingga kini tidak diketahui, namun tersiar kabar bahwa pada tahun 2020, mantan istri Lee Yong Dae sempat ditangkap polisi terkait skandal prostitusi di mana sang mantan istri dituduh sebagai mucikari.


Pasangan tersebut memiliki seorang putri bernama Lee Ye Bin yang lahir dua bulan setelah pernikahan resmi Lee Yong Dae dan mantan istrinya, menyiratkan bahwa saat itu sang istri hamil duluan (hamil di luar nikah) dan andaikan tidak hamil, mungkin takkan ada pernikahan. 

Ditulis oleh : Liana Hwie.
Source : berbagai sumber.
Credit photos : berbagai sumber.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar