Rabu, 19 Agustus 2026

Linda Wong - Pie Wen Wo Se Shei (Jangan Tanya Siapa Aku/Don't Ask Me Who I Am/別問我是誰) Lyrics Translation

Translation By : Liana Hwie (许仙莲)
Singer : Linda Wong (王馨平)


              

Lyrics Translation:




Disclaimer:
Khusus untuk LAGU, aku tidak akan berpatokan pada HSK melainkan pada cara pelafalannya alias cara bacanya (nyanyi-nya) agar orang-orang yang awam dengan bahasa mandarin dapat menyanyikan lagunya tanpa kebingungan karena gak tahu cara bacanya. Selain itu ada kata-kata tertentu yang saat di pinyin-kan jadinya malah seperti mengumpat, contoh: “AN JING”, yang artinya diam-diam, tenang (English: silently), cara bacanya adalah “An Ching” tapi tulisannya “AN JING”. Gak enak banget kan jadinya? Itu sebabnya, KHUSUS LAGU, penulisan pinyin-nya SAMA SEPERTI CARA BACANYA.

Oh ya, lagu ini pertama kali diterjemahkan dalam blog "Asian Stars" yang sekarang menjadi korban dihapus massal oleh Google karena kesalahan sistem.

~~~~~

* 从没说过爱着谁
Chung mei shuo kuo ai che shei
Tidak pernah mengatakan siapa yang aku cintai...

为谁而憔悴
Wei shei er ciao cuei
Atau demi siapa aku bersedih!

从来没有想过对不对
Chung lai mei yu siang kuo tuei pu tuei
Juga tak pernah memikirkan apakah itu benar atau salah!

我的眼中装满疲惫
Wo te yen chung chuang man phi phei
Mataku dipenuhi dengan rasa lelah...

面对自己总觉得好累
Mien tuei che chi, chung cie te hao lei
Selalu merasa lelah menghadapi diri sendiri


** 我也需要人来陪 
Wo ye shi yao ren lai phei
Aku juga membutuhkan seseorang untuk menemaniku...

不让我心碎
Pu rang wo sin suei
Tidak membiarkanku bersedih...

让我爱到深处不后悔
Rang wo ai tao shen chu pu hou huei
Membiarkanku mencintai begitu dalam hingga takkan ada penyesalan!

其实我并不像他们说的
Chi se wo ping pu siang tha men shuo te
Sebenarnya, aku tidak seperti yang mereka katakan!

那样多刺 难以安慰
Na yang tuo che, nan yi an wei
Begitu rumit dan susah untuk disenangkan!


# 爱人的心应该没有罪
Ai ren te sin ying kai mei yu cuei
Hati kekasih seharusnya bebas dari rasa bersalah!

为何在夜里却一再流泪
Wei he cai ye li cuei yi cai liu lei
Tapi mengapa aku selalu menangis di malam hari...

每天抱着寂寞入睡
Mei thien pao che chi mo ru suei
Setiap hari tertidur sambil menahan kesepian...

生活过得没有滋味
Sheng huo kuo te mei yu che wei?
Dan menjalani hidup ini dengan hambar?


REFF:
别问我是谁!
Pie wen wo se shei
Jangan tanya siapa aku! 

请与我相恋!
Ching yi wo siang lien!
Tolong cintailah aku!

我的真心没人能够体会
Wo te chen sin mei ren neng khou ti huei
Perasaanku yang sebenarnya, tidak seorang pun dapat memahaminya!

像我这样的人不多
Siang wo che yang te ren pu tuo!
Orang seperti aku ini tidaklah banyak!

为何还要让我难过?
Wei he hai yao rang wo nan kuo?
Mengapa masih membiarkanku bersedih?

别问我是谁!
Pie wen wo se shei
Jangan tanya siapa aku! 

请和我面对
Ching he wo mien tuei
Tolong hadapilah ini bersamaku!

看看我的眼角留下的泪!
Kan kan wo te yen ciao liu sia te lei
Lihatlah air mata yang mengalir dari mataku!

我和你并没有不同!
Wo he ni ping mei yu pu tung!
Aku dan kamu sama sekali tidak berbeda!

但我的心更容易破碎
Tan wo te sin kheng rung yi pho suei
Hanya saja hatiku lebih mudah terluka.

--- BACK TO ** ---

Warning :
Dilarang MENG-COPY PASTE TANPA IJIN TERTULIS DARI PENULIS! Siapa yang berani melakukannya, aku akan menyumpahi kalian SIAL 7 TURUNAN!

Semua artikel dan terjemahan lagu dalam blog ini adalah murni hasil pikiranku sendiri, kalau ada yang berani meng-copy paste tanpa menyertakan credit dan link blog ini sebagai sumber aslinya dan kemudian mempostingnya ulang di mana pun, apalagi di Youtube, kalau aku mengetahuinya, aku gak akan ragu untuk mengajukan "Strike" ke channel kalian. Dan setelah 3 kali Strike, bersiaplah channel kalian menghilang dari dunia Per-Youtube-an!

Sebenarnya gak ada gunanya sih ya aku nulis kayak gini kalau FAKTANYA HASIL TERJEMAHANKU tetep DICURI seenak jidat dan dibuatin video youtube-nya oleh para pencuri itu >_< Aku yang mikir, mereka yang dapet duit T__T Dan sialnya aku gak bisa klaim hak cipta karena sumber aslinya alias Blog "Asian Stars" yang dulu sudah dihapus Google karena kesalahan sistem. Ibarat ada perampok yang masuk ke rumahku tapi aku gak bisa lapor polisi karena bukti-bukti tertulisnya sudah dihancurkan oleh polisinya sendiri T__T

Hanya berharap pada keadilan Tuhan aja. Mereka yang mencuri karya orang termasuk mempersulit hidup orang lain! Dan "Barangsiapa mempersulit hidup orang lain, mereka akan dipersulit di neraka!"

Selasa, 18 Agustus 2026

Wang Rong (王蓉) - Wo pu se Huang Rong (I'm Not Huang Rong/我不是黃蓉) Lyrics Translation

Translation By : Liana Hwie (许仙莲)
Singer : Wang Rong (王蓉)     
    


            
   
            

Lyrics Translation:


Huang Rong 1983 (Barbara Wong)


Huang Rong 1994 (Athena Chu)

Huang Rong 2017 (Li Yi Tong)

Huang Rong 2024 (Bao Shang En)

Disclaimer:
Khusus untuk LAGU, aku tidak akan berpatokan pada HSK melainkan pada cara pelafalannya alias cara bacanya (nyanyi-nya) agar orang-orang yang awam dengan bahasa mandarin dapat menyanyikan lagunya tanpa kebingungan karena gak tahu cara bacanya. Selain itu ada kata-kata tertentu yang saat di pinyin-kan jadinya malah seperti mengumpat, contoh: “AN JING”, yang artinya diam-diam, tenang (English: silently), cara bacanya adalah “An Ching” tapi tulisannya “AN JING”. Gak enak banget kan jadinya? Itu sebabnya, KHUSUS LAGU, penulisan pinyin-nya SAMA SEPERTI CARA BACANYA.

Oh ya, lagu ini pertama kali diterjemahkan dalam blog "Asian Stars" yang sekarang menjadi korban dihapus massal oleh Google karena kesalahan sistem.

~~~~

REFF:
我不是黄蓉 
Wo pu se "Huang Rong"! 
Aku bukan "Huang Rong"! 

我不会武功
Wo pu huei wu khong!
Aku tak bisa kungfu!

我只要靖哥哥 完美的爱情
Wo che yao "Jing Gege" wan mei te ai ching
Aku hanya menginginkan cinta yang sempurna dari "Kakak Jing (Guo Jing/Kwee Cheng)"!

我不是黄蓉 
Wo pu se "Huang Rong"! 
Aku bukan "Huang Rong"! 

我整天做梦
Wo cheng thien chuo mung
Aku bermimpi sepanjang hari...

在夜里唱情歌 失恋也英雄
Cai ye li chang ching khe se lien ye ying siung
Menyanyikan lagu cinta di malam hari, bahkan dengan hati yang hancur, aku tetap seorang pahlawan.


* 我没有香香公主的美丽
Wo mei yu "Siang Siang Khung Chu" te mei li
Aku tidak secantik "Putri Xiang Xiang"!

也没有建宁公主的权利
Ye mei yu "Chien Ning Khung chu" te chien li
Juga tidak sekuat "Putri Jianning"!

我希望找到老实的郭靖
Wo si wang chao tao lao se te "Guo Jing"...
Tapi aku berharap bertemu pria jujur seperti "Guo Jing"...

对人诚恳 对事精明
Tuei ren cheng ken tuei se ching ming
Tulus kepada orang lain dan juga pribadi yang bijaksana...

他不要像韦小宝多情
Tha pu yao siang "Wei Xiao Bao" tuo ching!
Dia tidak plin plan dan tukang selingkuh seperti "Wei Xiao Bao!"

也不要像杨过般冷冷清清
Ye pu yao siang "Yang Guo" pan leng leng ching ching!
Juga tidak dingin dan angkuh seperti "Yang Kuo"!

直到我头发花白牙齿掉光
Che tao wo tou fa hua pai ya chi tiao kuang
Hingga rambutku memutih dan gigiku copot...

找到我实实在在的爱情
Chao tao wo se se cai cai te ai ching
Aku tetap berharap menemukan cinta sejati seperti itu!


REFF:
我不是黄蓉 
Wo pu se "Huang Rong"! 
Aku bukan "Huang Rong"! 

我不会武功
Wo pu huei wu khong!
Aku tak bisa kungfu!

我只要靖哥哥 完美的爱情
Wo che yao "Jing Gege" wan mei te ai ching
Aku hanya menginginkan cinta yang sempurna dari "Kakak Jing (Guo Jing/Kwee Cheng)"!

我不是黄蓉 
Wo pu se "Huang Rong"! 
Aku bukan "Huang Rong"! 

我整天做梦
Wo cheng thien chuo mung
Aku bermimpi sepanjang hari...

在夜里唱情歌 失恋也英雄
Cai ye li chang ching khe se lien ye ying siung
Menyanyikan lagu cinta di malam hari, bahkan dengan hati yang hancur, aku tetap seorang pahlawan.


## 那天我看到你便决定换手机
Na thien wo kan tao ni pien cuei ting huan shou chi
Hari itu aku melihatmu dan memutuskan untuk mengganti ponselku...

打扮得翩翩美丽你面前晃来晃去
Tha pan te pien pien mei li ni mien chien huang lai huang chi
Berpakaian indah, bergoyang maju mundur di depanmu...

那天我看到你便想起神雕侠侣
Na thien wo kan tao ni pien siang chi "Shen Tiao Sia Lu"
Hari itu, melihatmu mengingatkanku pada "The Return of the Condor Heroes."

问世间情为何物直教人生死相许有道理
Wen se cien ching wei he wu, che ciao ren sheng shi siang si yu tao li
Apa sebenarnya cinta di dunia ini yang membuat orang rela mati karenanya? Pasti ada alasannya.


* 我没有香香公主的美丽
Wo mei yu "Siang Siang Khung Chu" te mei li
Aku tidak secantik "Putri Xiang Xiang"!

也没有建宁公主的权利
Ye mei yu "Chien Ning Khung Chu" te chien li
Juga tidak sekuat "Putri Jianning"!

我希望找到老实的郭靖
Wo si wang chao tao lao se te "Guo Jing"...
Tapi aku berharap bertemu pria jujur seperti "Guo Jing"...

对人诚恳 对事精明
Tuei ren cheng ken tuei se ching ming
Tulus kepada orang lain dan juga pribadi yang bijaksana...

他不要像韦小宝多情
Tha pu yao siang "Wei Xiao Bao" tuo ching!
Dia tidak plin plan dan tukang selingkuh seperti "Wei Xiao Bao!"

也不要像杨过般冷冷清清
Ye pu yao siang "Yang Guo" pan leng leng ching ching!
Juga tidak dingin dan angkuh seperti "Yang Kuo"!

直到我头发花白牙齿掉光
Che tao wo tou fa hua pai ya chi tiao kuang
Hingga rambutku memutih dan gigiku copot...

找到我实实在在的爱情
Chao tao wo se se cai cai te ai ching
Aku tetap berharap menemukan cinta sejati seperti itu!


REFF (2X):
我不是黄蓉 
Wo pu se "Huang Rong"! 
Aku bukan "Huang Rong"! 

我不会武功
Wo pu huei wu khong!
Aku tak bisa kungfu!

我只要靖哥哥 完美的爱情
Wo che yao "Jing Gege" wan mei te ai ching
Aku hanya menginginkan cinta yang sempurna dari "Kakak Jing (Guo Jing/Kwee Cheng)"!

我不是黄蓉 
Wo pu se "Huang Rong"! 
Aku bukan "Huang Rong"! 

我整天做梦
Wo cheng thien chuo mung
Aku bermimpi sepanjang hari...

在夜里唱情歌 失恋也英雄
Cai ye li chang ching khe se lien ye ying siung
Menyanyikan lagu cinta di malam hari, bahkan dengan hati yang hancur, aku tetap seorang pahlawan.

~~~~

Warning :
Dilarang MENG-COPY PASTE TANPA IJIN TERTULIS DARI PENULIS! Siapa yang berani melakukannya, aku akan menyumpahi kalian SIAL 7 TURUNAN!

Semua artikel dan terjemahan lagu dalam blog ini adalah murni hasil pikiranku sendiri, kalauada yang berani meng-copy paste tanpa menyertakan credit dan link blog ini sebagai sumber aslinya dan kemudian mempostingnya ulang di mana pun, apalagi di Youtube, kalau aku mengetahuinya, aku gak akan ragu untuk mengajukan "Strike" ke channel kalian. Dan setelah 3 kali Strike, bersiaplah channel kalian menghilang dari dunia Per-Youtube-an!

Sebenarnya gak ada gunanya sih ya aku nulis kayak gini kalau FAKTANYA HASIL TERJEMAHANKU tetep DICURI seenak jidat dan dibuatin video youtube-nya oleh para pencuri itu >_< Aku yang mikir, mereka yang dapet duit T__T Dan sialnya aku gak bisa klaim hak cipta karena sumber aslinya alias Blog "Asian Star" yang dulu sudah dihapus Google karena kesalahan sistem. Ibarat ada perampok yang masuk ke rumahku tapi aku gak bisa lapor polisi karena bukti-bukti tertulisnya sudah dihancurkan oleh polisinya sendiri T__T Hanya berharap pada keadilan Tuhan aja.

Semoga "Barangsiapa mempersulit hidup orang lain, mereka akan dipersulit di neraka!"

Jerry Yan - Wo Se Chen Te Chen Te Hen Ai Ni (Aku sungguh, sungguh, sangat mencintaimu/我是真的真的很愛你) Lyrics Translation

Translation By : Liana Hwie (许仙莲)
Singer : Jerry Yen (言承旭)
Lyricist/Song writer (作詞):Chen Zhen  Chuan (陳鎮川)
Composer (作曲):Luo Wen Yu (羅文裕)


             

Lyrics Translation:




Disclaimer:
Khusus untuk LAGU, aku tidak akan berpatokan pada HSK melainkan pada cara pelafalannya alias cara bacanya (nyanyi-nya) agar orang-orang yang awam dengan bahasa mandarin dapat menyanyikan lagunya tanpa kebingungan karena gak tahu cara bacanya. Selain itu ada kata-kata tertentu yang saat di pinyin-kan jadinya malah seperti mengumpat, contoh: “AN JING”, yang artinya diam-diam, tenang (English: silently), cara bacanya adalah “An Ching” tapi tulisannya “AN JING”. Gak enak banget kan jadinya? Itu sebabnya, KHUSUS LAGU, penulisan pinyin-nya SAMA SEPERTI CARA BACANYA.

Oh ya, ini pertama kali diterjemahkan dalam blog "Asian Stars" yang sekarang menjadi korban dihapus massal oleh Google karena kesalahan sistem.

~~~~

* 聽說感情要慢慢累積
Ting shuo kan ching yao mang mang lei chi
Mereka bilang perasaan itu harus dibangun perlahan-lahan...

由不得讓我放肆任性
Yu pu te rang wo fang se ren sing
Tidak boleh sesuka hati, aku tidak boleh memaksa dan keras kepala...

怎麼我循規蹈矩
Cem mo wo suin kuei tao chi?
Tapi kenapa aku harus begitu patuh pada aturan?

拼了命付出你沒有回應
Ping le ming fu chu, ni mei yu huei ying
Aku sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi kau tidak merespon!


** 聽說感情難免力不從心
Ting shuo kan ching nan mien li pu chung sin
Mereka bilang bahwa perasaan tidak berdaya dalam sebuah hubungan adalah hal yang tak terhindarkan...

亦步亦趨卻不見蹤影
Yi pu yi chi cie pu chien chung ying
Mengikuti dari dekat, namun tak terlihat di mana pun....

你給的眼神好比
Ni khei te yen sheng hao phi
Tatapan yang kau berikan padaku seperti...

大熱天裡一道冷空氣
Tha re thien li yi tao leng khung chi
Hembusan udara dingin di tengah terik matahari.


REFF:
我是真的真的真的很愛你
Wo se chen te chen te chen te hen ai ni
Aku sungguh-sungguh sangat mencintaimu...

以為付出了一切就非得有意義
Yi wei fu chu le yi cie ciu fei tei yu yi yi
Kupikir dengan memberikan segalanya akan memiliki makna...

你給的難題 
Ni khei te nan ti
Kau memberiku masalah...

我不曾逃避 
Wo pu cheng tao phi
(Tapi) aku tak pernah lari.

誰叫我已愛你成性?
Shei ciao wo yi ai ni cheng sing?
Siapa suruh aku mencintaimu sepenuh hati?

總有一天可以用力緊緊抱住你
Chung yu yi thien khe yi yung li chin chin pao chu ni
Suatu hari nanti, aku pasti bisa memelukmu dengan erat!

畢竟繼續的呼吸也要有點目的
Phi chin chi shi te hu shi ye yao yu thien mu ti
Lagipula bahkan bernapas pun butuh tujuan!

一身的傷痛, 委屈的痕跡 
Yi sheng te shang tung, wei chi te hen chi
Semua rasa sakitku dan luka yang kutanggung...

在妳防備的眼睛裡, 
Cai ni fang phei te yen ching li
Di matamu yang penuh kecurigaan...

都是零
Tou se ling!
Semuanya adalah kosong!

--- BACK TO ALL ---

Warning :
Dilarang MENG-COPY PASTE TANPA IJIN TERTULIS DARI PENULIS! Siapa yang berani melakukannya, aku akan menyumpahi kalian SIAL 7 TURUNAN!

Semua artikel dan terjemahan lagu dalam blog ini adalah murni hasil pikiranku sendiri, kalau ada yang berani meng-copy paste tanpa menyertakan credit dan link blog ini sebagai sumber aslinya dan kemudian mempostingnya ulang di mana pun, apalagi di Youtube, kalau aku mengetahuinya, aku gak akan ragu untuk mengajukan "Strike" ke channel kalian. Dan setelah 3 kali Strike, bersiaplah channel kalian menghilang dari dunia Per-Youtube-an!

Sebenarnya gak ada gunanya sih ya aku nulis kayak gini kalau FAKTANYA HASIL TERJEMAHANKU tetep DICURI seenak jidat dan dibuatin video youtube-nya oleh para pencuri itu >_< Aku yang mikir, mereka yang dapet duit T__T Dan sialnya aku gak bisa klaim hak cipta karena sumber aslinya alias Blog "Asian Stars" yang dulu sudah dihapus Google karena kesalahan sistem. Ibarat ada perampok yang masuk ke rumahku tapi aku gak bisa lapor polisi karena bukti-bukti tertulisnya sudah dihancurkan oleh polisinya sendiri T__T Hanya berharap pada keadilan Tuhan aja.

Semoga "Barangsiapa mempersulit hidup orang lain, mereka akan dipersulit di neraka!"

Sinopsis Lengkap : Chinese Paladin 4 (Ep 14-23)

Sinopsis Ep 14 – 23:
Begitu Yun Tian He dan rombongannya tiba di Qiong Hoa, tanggapan semua orang di Qiong Hoa sangat tidak bersahabat. Semua orang di Qiong Hoa, menuduh Yun Tian Qing sebagai pengkhianat perguruan.

Orang yang paling sangat menentang kehadiran Yun Tian He sebagai murid Qiong Hoa adalah Tetua Zhong Guang dan Tetua Xu Zhao. Namun karena Ketua Sekte, Su Yao dengan segala alasan membiarkan mereka tinggal, akhirnya baik Tetua Chong Guang dan Tetua Xu Zhao tidak memiliki alasan untuk menolak.

Su Yao tidak akan membiarkan Yun Tian He pergi karena jika Yun Tian He pergi, maka Pedang Wang Shu juga pasti akan dibawa pergi oleh Tian He.

Apalagi Yun Tian He mengatakan dengan tegas, “Pedang Wang Shu adalah peninggalan ayahku. Dan tidak ada orang lain yang bisa memegangnya selain aku. Jika aku pergi maka pedang Wang Shu juga akan ikut bersamaku.”


Jadi satu-satunya cara untuk mendapatkan Pedang Wang Shu adalah dengan menahan pemiliknya saat ini, yaitu Yun Tian He. Akhirnya demi agar Pedang Wang Shu kembali ke Qiong Hoa, Yun Tian He dan teman-temannya (Ling Sha dan Meng Li) diterima sebagai murid.

Ketiga orang itu meminta Ketua Sekte Su Yao agar mengijinkan mereka menjadi murid Murong Zhi Ying. Ketua Sekte menerima permintaan mereka asalkan Pedang Wang Shu dikembalikan ke Qiong Hoa.

Yun Tian He yang tidak pernah berprasangka buruk pun dengan tanpa kecurigaan mengembalikan Pedang Wang Shu ke sekte Qiong Hoa. Tian He berpikir bila pedang Wang Shu memang adalah milik sekte Qiong Hoa yang dibawa pergi oleh sang ibu saat kedua orang tuanya melarikan diri saat itu.

Saat di sekte Qiong Hoa, Yun Tian He harus menelan pil pahit ketika semua orang memusuhinya dan menghina ayah yang selalu dibanggakannya. Puncaknya saat papan nama nisan sang ayah harus hancur saat dia dikeroyok massa. Sebenarnya yang menghancurkan papan nama itu adalah Xuan Ye dengan kekuatan spiritualnya.

Xuan Ye adalah seniornya yang di luar terlihat baik namun menyimpan kebencian dalam hatinya karena mengira Yun Tian Qing adalah orang yang telah membunuh sang ayah, Xuan Zhen. Namun akhirnya terungkap bahwa Xuan Ye adalah seorang anak perempuan yang lahir dari hasil perzinahan antara guru (Xuan Zhen) dan muridnya, Jing Chi.

Dan Yun Tian Qing bukanlah orang yang membunuh sang ayah, melainkan sang ayah terbunuh oleh siluman dalam pertempuran 19 tahun yang lalu. Merasa malu dengan identitasnya yang merupakan putri hasil perzinahan, Xuan Ye memilih bunuh diri.

Namun walau begitu, karena tidak ada yang tahu mengenai kebenaran itu (karena sengaja ditutupi demi melindungi nama baik Xuan Ye), Yun Tian He tetap dimusuhi oleh saudara-saudara seperguruannya.

Semua orang menganggap Yun Tian Qing pengkhianat, hanya satu orang yang tidak memusuhinya dan bahkan menunjukkan sikap hangat pada mendiang kedua orangtuanya. Orang itu adalah Xuan Xiao.


Xuan Xiao adalah orang pertama yang menunjukkan kesan hangat setiap kali berbicara tentang kedua orang tuanya, khususnya saat berbicara mengenai sang Ibu, Su Yu. Ternyata Xuan Xiao adalah sahabat dari kedua orang tua Tian He. Dan dia jatuh cinta pada Su Yu (Ibu Tian He) yang merupakan pasangan Pedang Ganda miliknya, yaitu penguasa Pedang Wang Shu.

Namun cinta Xuan Xiao bertepuk sebelah tangan karena Su Yu mencintai Yun Tian Qing dan memilih melarikan diri dari sekte Qiong Hoa dan meninggalkannya terluka seorang diri. Xuan Xiao yang sejak kecil mengalami sakitnya ditinggalkan oleh orang-orang yang dia sayang, akhirnya menjadi tidak percaya pada siapapun lagi.

Dimulai saat berusia delapan tahun, dia diramal oleh seorang peramal yang mengatakan kalau dia adalah reinkarnasi dari Monster Kekeringan. Keluarganya serta merta percaya dan mulai menjauhinya, puncaknya saat terjadi kebakaran hebat di desanya dan menewaskan banyak penduduk desa.

Ayahnya yang percaya dengan ramalan itu berniat membunuh Xuan Xiao kecil untuk menghapus kesialan. Demi membela diri, Xuan Xiao akhirnya tak sengaja membunuh kedua orang tuanya, kemudian melarikan diri ke sekte Qiong Hoa.

Di sekte Qiong Hoa, dia juga dijauhi oleh teman-temannya karena mereka mengetahui bahwa Xuan Xiao sudah berlumur darah orangtuanya.


Hanya Yun Tian Qing yang saat itu membelanya dan bahkan rela berkelahi dengan teman seperguruan yang menghina Xuan Xiao. Mereka bersahabat baik hingga Su Yu datang menjadi adik seperguruan mereka. Mereka bertiga pun menjadi sahabat.

Seiring waktu, baik Xuan Xiao dan Yun Tian Qing sama-sama jatuh hati pada Su Yu. Tapi Su Yu lebih menyukai Yun Tian Qing yang ceria dan bebas namun baik hati, dibandingkan dengan Xuan Xiao yang cerdas dan pendiam namun sangat ambisius.

Apalagi ketika mendengar kabar bahwa Ketua Sekte mereka yaitu Tai Qing ingin menjadi Dewa dengan menggunakan cara cepat yaitu dengan menempa dua Pedang ganda Yin dan Yang kemudian mengarahkan kekuatannya ke arah Kristal Kecubung di dunia Siluman agar bisa menyerap kekuatan Kristal itu dan menjadi Dewa. Tai Qing tidak peduli meski tindakannya itu menyebabkan kehancuran dunia Siluman yang bernama Dunia Huan Ming.

Su Yu memberitahu hal itu kepada kedua sahabatnya, yaitu Yun Tian Qing dan Xuan Xiao. Yun Tian Qing memilih untuk percaya dan ingin menghentikan musibah ini, namun Xuan Xiao memilih untuk tidak percaya pada Su Yu karena berambisi menjadi Dewa untuk membuktikan pada semua orang yang pernah menindasnya bahwa Xuan Xiao tidak bisa diremehkan.

Tak punya pilihan, Su Yu akhirnya memutuskan untuk menarik Pedang kemudian melarikan diri di tengah pertempuran.


Xuan Xiao yang terluka batin dan fisiknya, akhirnya menjadi menggila. Gadis yang dia cintai memilih meninggalkannya dan pergi dengan sahabatnya begitu saja, tidak peduli walau dia terluka parah.

Akhirnya untuk menghentikan Xuan Xiao yang semakin menggila, ketiga Tetua yaitu Tetua Qing Yang, Tetua Zhong Lian, Tetua Zhong Guang dan dibantu oleh Su Yao, menyegel Xuan Xiao di dalam lapisan es selama 19 tahun lamanya.

Selama 19 tahun hati Xuan Xiao menjadi dingin. Hingga kedatangan Yun Tian He yang perlahan-lahan mencairkan hatinya yang beku. Yun Tian He adalah orang pertama yang tidak menganggapnya musuh yang harus dihancurkan, melainkan menganggapnya sebagai seorang keluarga.

Yun Tian He bahkan rela terluka parah saat Tetua Zhong Guang memaksa ingin merebut giok Zhao milik ibunya yang merupakan kunci pembuka wilayah terlarang tempat di mana Xuan Xiao terpenjara dalam lapisan es selama 19 tahun.

Tetua Zhong Guang ingin menghabisi Xuan Xiao dan giok Zhao milik ibu Tian He adalah kunci pembuka wilayah itu. Tapi Yun Tian He menolak memberikannya meski dia harus terluka berdarah-darah demi melindungi Xuan Xiao. Xuan Xiao yang mendengar semua itu menjadi sangat tersentuh.

Saat kedua kalinya Tetua Zhong Guang mencuri giok Zhao milik Tian He dan menerobos masuk, Tian He segera memanggil Ketua Sekte Su Yao untuk menghentikan Tetua Zhong Guang. Walau dalam pertempuran itu, Yun Tian He terluka parah namun dia tetap berusaha sekuat tenaga melindungi Xuan Xiao.


Tian He bahkan rela mati demi menyelamatkan seseorang yang sudah dia anggap sebagai keluarganya. Tian He berkata bahwa apa pun yang terjadi, Tian He tidak akan meninggalkan Xuan Xiao sendiri. Melihat ketulusan Tian He padanya membuat Xuan Xiao tersentuh.

Dalam pertempuran melawan Tetua Zhong Guang, Tian He secara ajaib dapat menarik kedua pedang ganda, Pedang Wang Shu dan pedang Xi He untuk mengalahkan Tetua Zhong Guang.

Walau sudah memegang kedua Pedang Ganda, Tian He tetap tidak bisa mengalahkan Tetua Zhong Guang yang sudah menembus Alam. Dan karena Tian He sudah menghalangi langkahnya, Tetua Zhong Guang berniat membunuh Tian He.

Melihat Tian He sudah terluka, Xuan Xiao pun mengerahkan semua kekuatannya yang sudah dia kumpulkan selama 19 tahun untuk memecahkan es, untuk menyelamatkan nyawa Tian He.

Tentu saja Xuan Xiao berhasil, dia membuat kekuatan kultivasi Tetua Zhong Guang menghilang serta mengubahnya menjadi seorang kakek tua yang lemah.

Tian He selamat namun Xuan Xiao yang sebelumnya sudah berhasil memecahkan setengah lapisan es harus kembali terkurung sepenuhnya dan hanya tersisa kepalanya saja, karena kekuatannya sudah habis tak tersisa.


Merasa bersalah karena membuat kakak angkatnya terluka, Tian He berjanji akan mencari dan menemukan tiga senjata dingin (semacam benda pusaka) yang bisa mereka gunakan untuk memecahkan lapisan es yang memerangkap Xuan Xiao.

Ketiga benda itu adalah :
1. Buah Sou Lou, Ketua Sekte Su Yao mendapatkannya dari Tetua Qing Yang dan dan langsung diberikan pada Xuan Xiao.
2. Lukisan Dingin Guang Ji, yang peta lokasinya pernah dicatat dalam buku peninggalan keluarga Han.
3. Sisik Kun, yang ternyata disembunyikan di dalam Gua tempat orang tua Tian He dimakamkan di puncak Gunung Qing Luan.

Yun Tian He berjanji akan pergi mencari dua senjata dingin lainnya agar bisa memecahkan es yang memerangkap Xuan Xiao. Dan karena keteguhan dan ketulusan hati Tian He inilah yang membuat hati Xuan Xiao tersentuh.

Tian He dengan lantang berkata, “Aku tidak takut. Anda sudah menjadi keluarga Tian He, bagaimana mungkin aku tidak peduli pada Anda? Jika kedua orangtuaku masih hidup, mereka pasti akan membantu Anda.”

Ketua Su Yao juga menyarankan agar Tian He mencobanya, “Adik seperguruan, biarkan Tian He mencobanya. Yang membedakan Tian He dengan Tetua Zhong Lian adalah bakatnya dan kekuatan spiritualnya yang membuatnya tidak akan terluka karena hawa dingin.

Mendengar itu, akhirnya dengan berat hati, Xuan Xiao mengijinkan Tian He pergi mencari kedua benda pusaka itu sembari berpesan, “Yun Tian He, jika bertemu bahaya, kamu harus ingat untuk melindungi nyawamu sendiri.”

Dengan tersenyum lega, Tian He berjanji akan menjaga dirinya baik-baik, “Jangan khawatir, Tetua Xuan Xiao. Aku pasti akan melindungi diriku sendiri dan membawa dua buah senjata dingin Kembali pada Anda.”

Xuan Xiao memberikan kekuatannya pada Tian He untuk melindungi diri dan juga menarik Pedang Wang Shu dari dalam es untuk dikembalikan pada Tian He, “Pedang Wang Shu ini, kau bawa saja, pedang itu bisa membantumu.”


Tian He tersenyum tulus dan berjanji akan segera kembali, “Jangan khawatir, Tetua Xuan Xiao, tunggulah aku kembali.”

Xuan Xiao mengangguk dan berpesan singkat, “Berhati-hatilah,” sebelum Tian He melangkah keluar dari dalam sana. Xuan Xiao mengiringi kepergian Tian He dengan tersenyum sayang. Sepertinya hati Xuan Xiao sudah menghangat karena Tian He.

Tapi Su Yao yang menyadari ini terlihat tidak senang, “Adik seperguruan, tatapan lembutmu ini dulu hanya kau berikan untuk Su Yu. Sekarang kau memberikannya pada anaknya. Kapan kau bisa memberikannya padaku?”

Su Yao sepertinya masih menyimpan cinta mendalam dalam hatinya untuk Xuan Xiao jadi tidak peduli sejahat apa pun Xuan Xiao padanya, walau tak pernah sedikitpun memberikan kelembutan dan tak pernah membalas cintanya, Su Yao tetap mencintai Xuan Xiao dan ingin selalu berada di sisinya. Ya, cinta memang gila.

Bersambung...

Credit Pictures : As tagged (all pictures belongs to owners)

Sebelumnya => 
Ep 1 -13
Selanjutnya =>
Ep 24 – 29
Ep 30 – 32
EP 33
Ep 34
Ep 35
Ep 36


Sinopsis Lengkap : Chinese Paladin 4 (Ep 1-13)

Cerita dimulai dengan kejadian 19 tahun yang lalu, saat terjadi pertempuran antara ras Manusia yang dipimpin oleh Sekte Qiong Hoa melawan Ras Siluman. Sekte Qiong Hua sebagai pemimpin dari 8 Sekte Kunxu, dengan menggunakan semua sumber daya, menempa dua pedang pusaka yaitu pedang Wang Shu dan pedang Xi He (dikenal sebagai sepasang pedang ganda “Yin dan Yang”).

Ketua sekte Qiong Hua saat itu yaitu Pendeta Tai Qing, bekerja sama dengan pasangan pedang ganda melawan pasukan dari dunia Siluman dengan menggunakan kekuatan dari kedua Pedang ganda agar dapat menembus Kristal Kecubung yang berada di dalam Dunia Huanming di wilayah Klan Siluman.

Kelak diketahui jika Pendeta Tai Qing sebenarnya berambisi ingin menjadi Dewa, bahkan tak segan-segan menggunakan nyawa murid-muridnya sendiri sebagai tumbal demi melaksanakan ambisinya.


Mengetahui rahasia gelap tersebut, Su Yu (Ibu Yun Tian He) sebagai penguasa Pedang Wang Shu, memutuskan untuk menarik pedang dan meninggalkan area pertempuran bersama kekasihnya, Yun Tian Qing. Sejak saat itu, pedang Wang Shu menghilang dari dunia.

Tanpa adanya Pedang
Wang Shu, pilar pertahanan runtuh dalam sekejap. Tak hanya itu, Xuan Xiao sebagai penguasa Pedang Xi He yang tak sanggup bertahan sendiri menahan kekuatan pedang, terluka karena serangan balik aura pedang.

Tanpa bantuan kekuatan pedang ganda, pendeta Tai Qing berhasil dibunuh oleh Ketua Siluman dan meninggal dalam pertempuran, dan sekte Qiong Hua mengalami kerusakan parah hingga menyebabkan 3000 murid Sekte Qiong Hoa tewas mengenaskan dalam pertempuran tersebut. Sementara Xuan Xiao kerasukan Iblis dan menyebabkannya harus disegel di dalam bongkahan es agar tidak kembali mengacau.

19 tahun kemudian...
Yun Tian Qing dan Su Yu, yang telah pergi meninggalkan Sekte Qiong Hoa memilih hidup terisolasi di atas sebuah gunung bernama Puncak Gunung Qing Luan. Mereka menikah dan memiliki seorang putra bernama Yun Tian He. Namun setelah melahirkan sang putra, Su Yu pun meninggal dunia.


Yun Tian He (diperankan oleh Chen Zhe Yuan) sama sekali tidak tahu mengenai masa lalu kedua orang tuanya dan hidup dengan riang gembira di atas puncak gunung Qing Luan.

Hingga suatu hari, Yun Tian Qing meninggal dunia dan meninggalkan Tian He remaja untuk tumbuh seorang diri di puncak gunung Qing Luan dengan hanya ditemani oleh dua ekor siluman babi. Sebelum meninggal, Yun Tian Qing mewariskan padanya sebuah pedang.

Sepeninggal sang ayah, karena tak pernah bertemu siapa pun sepanjang hidupnya, kecuali sang ayah dan dua ekor siluman babi, Yun Tian He tumbuh menjadi pemuda yang lugu, polos, tulus, baik hati, setia kawan, berani dan tak pernah sekalipun memiliki pikiran buruk kepada orang lain.


Suatu hari, datang seorang gadis muda yang cantik bernama Han Ling Sha (diperankan oleh Ju Jing Yi) yang berprofesi sebagai perampok makam. Han Ling Sha diperintahkan oleh seorang pria misterius bernama Xuan Ying, untuk mencari dan merebut sebuah pedang pusaka dan kemudian mengantarkannya ke Sekte Qiong Hoa, dengan imbalan sebuah pil obat yang dapat menyembuhkan penyakit hawa dingin kakak sepupunya, Han Ling Xiang.

Pil obat itu bernama Pil Buah Fuyao dan pedang yang harus dia dapatkan itu adalah Pedang Wang Shu, yang merupakan pedang peninggalan ayah Tian He.

Dengan mengandalkan kompas spiritual akhirnya mengarahkannya sampai ke puncak gunung Qing Luan dan bertemu dengan Yun Tian He yang awalnya berpikir jika Han Ling Sha adalah siluman babi yang sedang menyamar.

Demi obat untuk menyembuhkan kakak sepupunya, Han Ling Sha nekat merusak pintu makam dan menerobos masuk makam yang berisi jenasah orang tua Tian He tersebut.



Pertemuan keduanya menyebabkan beberapa kejadian aneh, salah satunya adalah membangkitkan kekuatan spiritual Pedang Wang Shu yang telah lama tertidur, saat Han Ling Sha tak sengaja menyentuh pedang tersebut.

Kelak diketahui kalau Han Ling Sha adalah penguasa Pedang Wang Shu yang baru, namun sepertinya itu tidak memberikan efek apa-apa dalam cerita, karena dari awal hingga akhir, Ling Sha tidak pernah mampu memegangnya apalagi menggunakan pedang itu.

Ling Sha selalu merasa pusing bila bersentuhan dengan Pedang Wang Shu, dia hanya pernah menyentuh, berbarengan dengan Yun Tian He namun tak pernah benar-benar memegangnya seorang diri.

Hanya Yun Tian He satu-satunya orang yang sejak awal hingga akhir memiliki kemampuan memegang dan memakai pedang Wang Shu ataupun Pedang Xi He.


Itu karena Yun Tian He terlahir dengan kekuatan spiritual Yin Yang Zhi Que yaitu memiliki tubuh yang PALING YANG dan PALING YIN. Jadi walaupun dia bukan penguasa Pedang Wang Shu maupun Pedang Xi He, dia tetap mampu memegang kedua pedang tersebut dengan mudah tanpa kesulitan apa pun.

Dan sepertinya, Han Ling Sha diceritakan sebagai penguasa pedang Wang Shu pun hanya sekedar untuk menunjukkan bahwa penguasa Pedang Wang Shu HARUS WANITA dan penguasa Pedang Xi He HARUS PRIA, agar terlihat seperti Pedang Ganda Sepasang, Yin dan Yang.

Jadi kalau dibuat Yun Tian He sebagai penguasa Pedang Wang Shu, maka jadinya akan Yang dan Yang, gak cocok dengan konsep SEPASANG, karena kata “sepasang” itu umumnya untuk pria dan wanita.


Tapi sesungguhnya, peran Han Ling Sha dalam drama sama sekali tidak berguna, selain sebagai :
1. Pacar Tian He.
2. Untuk membawa Yun Tian He turun dari puncak gunung Qing Luan karena dia diperintahkan untuk membawa Pedang sekaligus orang yang mampu membawa pedang tersebut ke Sekte Qiong Hoa serta,
3. Memprovokasi Yun Tian He dengan ucapan manis “mencari masa lalu sang ayah dan rahasia kenapa Pedang Wang Shu diperebutkan banyak orang” supaya Tian He bersedia turun gunung dan pergi bersamanya.

Benar. Yun Tian He turun gunung karena bujukan manis dari Han Ling Sha dengan iming-iming mencari masa lalu Yun Tian Qing (ayah Tian He).

Ling Sha berpikir bila dia tidak bisa memegang pedang tersebut, maka satu-satunya cara agar misinya berhasil adalah dengan dengan membawa Yun Tian He ikut serta bersamanya menuju ke Sekte Qiong Hoa dan mengantarkan sendiri pedang tersebut. Han Ling Sha memiliki seribu akal licik untuk membohongi Yun Tian He yang polos dan lugu.

Dalam perjalanan menuju Perguruan Qiong Hoa, Yun Tian He dan Han Ling Sha bertemu banyak sekali siluman yang sangat ingin merebut Pedang Wang Shu dari tangan Tian He.

Han Ling Sha berkali-kali hampir terbunuh (emang dasar cewek beban) dan Yun Tian He berkali-kali menyelamatkan dan berkorban demi dirinya.


Peran Han Ling Sha di sini hanya untuk dijadikan sandera dan ditangkap agar Yun Tian He menyerahkan Pedangnya dan akhirnya ikut ditangkap juga. Pernah suatu kali, demi membunuh Bei Ke yang sudah memerangkap jiwa Ling Sha dan jiwa 3000 warga kota Chen Zhou, Yun Tian He rela hampir kehilangan nyawanya saat Bei Ke menusuk Yun Tian He dengan Pedang Wang Shu.

Namun Yun Tian He yang tidak kehilangan akal, ikut menusukkan tubuhnya ke tubuh Bei Ke agar mereka mati bersama. Untunglah Murong Zhi Ying berhasil menyembuhkan lukanya dan untunglah kekuatan Yin Yang Zhi Que dalam tubuh Tian He memberikannya kekuatan hebat hingga membuat Tian He berkali-kali selamat dari maut.

Dalam perjalanan ke Perguruan Qiong Hoa, selain bertemu dengan Murong Zhi Ying yang menyelamatkan mereka saat para siluman berusaha merebut Pedang Wang Shu dan membunuh Tian He, mereka juga bertemu dengan Liu Meng Li.


Liu Meng Li adalah putri angkat dari pemimpin kota Shou Yang. 19 tahun yang lalu, Yun Tian Qing menitipkan bayi Meng Li kepada sepasang suami istri keluarga Li setelah berhasil memberantas siluman jahat yang mengganggu kota Shou Yang. Itu sebabnya keluarga Liu dan Meng Li menganggap Yun Tian Qing sebagai penyelamat mereka.

Selain cantik dan lemah lembut, Meng Li juga ahli pengobatan, jago main harpa dan juga memiliki kekuatan spiritual yang lebih tinggi dari Han Ling Sha.

Kalau dilihat dari kekuatan spiritual keempat tokoh utama, Han Ling Sha adalah yang paling lemah dan tidak berguna. Terbukti berkali-kali dijadikan sandera. Kalau bukan dijadikan sandera, selalu berakhir pingsan. Sebaliknya, Yun Tian He adalah yang paling kuat.

Bersama, mereka menyelesaikan masalah demi masalah hingga akhirnya mereka bertiga tiba di perguruan Qiong Hoa. Namun sebelum tiba di Perguruan Qiong Hoa, ketiga orang itu tiba di kota Praja Boxian lebih dulu.

Kota Praja Boxian adalah kota di mana manusia dan siluman bisa hidup berdampingan dengan damai. Di sana, ada sebuah tempat bernama Paviliun Qing Feng yang dipimpin oleh Feng Er.

Namun ternyata Paviliun Qing Feng itu adalah tempat yang didirikan oleh Yun Tiang Qing (ayah Tian He). Setelah menyelesaikan kesalahpahaman di sana, Yun Tian He pun diangkat sebagai Ketua Muda Pavilliun Qing Feng.

Bersambung...

Credit Pict: As Tagged (All pictures belongs to owner)

Selanjutnya => Eps 14-23