Senin, 17 Agustus 2026

Review "Hidden Love (2023)", Cinta rahasia gadis SMA


Disclaimer:
Review kedua yang kutulis ulang setelah blog lamaku "Asian Stars" termasuk dalam salah satu blog yang dihapus massal oleh Google. Sedih rasanya harus mengulang semuanya dari awal. Lebih sedih lagi karena aku baru tahu ternyata terjemahan lagu mandarin/korea yang susah payah aku artikan ternyata dijiplak oleh para konten kreator youtube tanpa menyertakan nama dan blogku sebagai penerjemah dan sumber aslinya dan aku gak bisa mengklaim hak cipta karena blog "Asian Stars" sudah dihapus Google karena kesalahan sistem.

Ibarat ada perampok yang merampok seluruh harta bendaku tapi aku gak bisa lapor polisi karena semua barang bukti sudah dimusnahkan oleh polisinya sendiri. Sakitnya tuh di sini T__T Kalian beruntung karena blog sumber aslinya dihapus Google sehingga aku gak bisa melaporkan pencurian hak cipta yang kalian lakukan. Tapi ingat, Tuhan itu ada! Hanya bisa berharap pada keadilan Tuhan! Semoga yang mencomot arti lagu terjemahanku TANPA MENGAKUIKU sebagai penerjemah aslinya akan disiksa di neraka karena ini termasuk pencurian hak cipta.

"Barangsiapa mempersulit hidup orang lain maka dia akan dipersulit di neraka!"

~~~~~~


"Hidden Love", drama romantis asal negeri Tirai Bambu China ini seketika melambungkan nama Chen Zhe Yuan karena berhasil dengan sempurna menghidupkan karakter Duan Jia Xu. Publik bahkan menjulukinya “The Greenest Flag Man of The Year”.

Review:
1. Karakter.
A. Chen Zhe Yuan as Duan Jia Xu.
Chen Zhe Yuan, sebuah nama yang awalnya kurang dikenal publik International ini mendadak menjadi tenar dalam sekejap berkat perannya di sebuah serial drama China popular, berjudul “Hidden Love”. Drama yang diangkat dari novel dan manhwa berjudul “Secretly, Secretly : But Unable To Hide It!


Berperan sebagai Duan Jia Xu, seorang pria muda yang tak hanya berparas tampan, namun juga sangat pintar dan memiliki kepribadian yang menyenangkan, dia sosok “kakak” yang baik untuk Sang Zhi, sang karakter wanita dalam drama. Jia Xu Ge (Kakak Jia Xu), begitulah Sang Zhi memanggilnya, dia adalah sahabat dekat dari kakak Sang Zhi yang bernama Sang Yan.


Dia bukan tipe tsundere, dan dia memainkan karakternya dengan sangat baik sehingga aku benar-benar jatuh cinta pada karakternya, Duan Jia Xu. Kurasa Duan Jia Xu adalah karakter yang tidak akan ditemukan di kehidupan nyata. Tidak ada pria di kehidupan nyata yang seperti Duan Jia Xu. He’s too good to be true.


Berbicara tentang karakternya, Duan Jia Xu adalah menjadi karakter yang memiliki masalah dengan keluarganya. Hambatan terbesar dalam hidupnya adalah keluarganya, khususnya sang ayah. Ayah Duan Jia Xu tidak sengaja menabrak seorang pria hingga meninggal dunia, namun dia menolak bertanggungjawab dengan masuk penjara dan lebih memilih bunuh diri dengan melompat dari balkon apartmentnya, membuat sang istri dan putra tunggalnya, Duan Jia Xu harus memikul tanggung jawab atas perbuatan sang ayah.


Duan Jia Xu yang cerdas dan berkepribadian baik harus bekerja keras sejak usia muda demi membayar uang kompensasi kepada keluarga korban. Tak hanya uang kompensasi, namun dia juga selalu diganggu oleh putri sang korban, yang selalu datang menemui Jia Xu dan melakukan pemerasan moral dengan tujuan agar Duan Jia Xu menikahinya dengan dalih harus bertanggungjawab terhadap hidupnya karena ayah Duan Jia Xu telah membunuh ayahnya.


Karena alasan keluarga inilah, orangtua Sang Zhi sempat tidak merestui hubungan Duan Jia Xu dan Sang Zhi. Namun untunglah Duan Jia Xu bisa membuktikan bahwa dirinya bisa diandalkan dan bisa bertanggungjawab atas hidup dan kebahagiaan Sang Zhi dan berjanji tidak akan membuatnya menderita.

Chen Zhe Yuan played his roled so well. And I think this is the best role from Chen Zhe Yuan so far!


B. Zhao Lu Si sebagai Sang Zhi.
Untuk pemeran utama wanita, setahuku Zhao Lusi juga sangat terkenal dan bermain di banyak drama, tetapi ini adalah drama pertamanya yang aku tonton. Tentu saja, ia melakukan pekerjaan yang sangat bagus di sini, melihat bagaimana ia memerankan karakternya dari seorang gadis SMA remaja hingga sosok dewasanya di perguruan tinggi. Kita dapat melihat transisinya dari gadis polos menjadi gadis cantik, elegan, dan dapat diandalkan.


Ia sangat cocok menjadi Sang Zhi karena ia tahu bagaimana menjadi seorang putri kecil yang selalu dimanjakan dalam keluarga tetapi pada saat yang sama dapat diandalkan dan mampu melindungi orang-orang yang dicintainya.


Aku suka bagaimana karakternya mungkin terlihat lemah karena dimanjakan tetapi sebenarnya ia lebih kuat dari yang diharapkan siapa pun. Ia tidak pernah membiarkan orang-orang yang dicintainya tertindas. Ia sangat berani dan selalu berusaha untuk terlihat dewasa. Tidak mudah baginya untuk membuat seseorang mengubah perspektif tentang dirinya dari seorang gadis kecil menjadi seorang wanita yang dapat diandalkan.


Aku juga menyukai adegan menangisnya. Rasanya sangat alami dan aku bisa ikut merasa sedih saat melihatnya. Apalagi adegan menangis di bandara, saat Sang Zhi salah paham dan mengira bahwa Duan Jia Xu sudah memiliki pacar.


Aku juga membaca di suatu tempat bahwa Zhao Lusi memiliki peran yang sangat besar agar serial ini berjalan lancar. Dia melakukan banyak hal untuk memastikan "Hidden Love" bisa tayang di layar kaca. Satu hal yang aku tahu adalah Lusi bahkan menggunakan pakaian pribadinya untuk karakternya di sini karena tim produksi tidak dapat memanfaatkannya dengan baik, dia juga turut menyumbangkan dua lagu soundtrack untuk serial ini. Thank you, Zhao Lusi.


2. Alur Cerita.
Kisahnya yang manis, romantis, ringan dan tidak adanya karakter wanita kedua (note: pelakor) memang layak dijadikan tontonan favorit para penonton drama, yang bosan dengan drama-drama bertema berat dan menguras emosi, seperti perselingkuhan, rebutan harta, mertua jahat, orang ketiga, dll.



Drama ini bisa membuat penonton bernostalgia dan terkenang dengan kisah cinta pertama mereka saat SMA, saat-saat yang menurut mayoritas orang adalah masa-masa yang paling indah

Saat mayoritas orang menemukan cinta pertama mereka dan sebagian dari mereka, mungkin memilih bersikap seperti Sang Zhi yaitu “menyembunyikan rasa cintanya diam-diam”. Kalau untuk Sang Zhi, itu karena pria yang ditaksirnya adalah sahabat baik sang kakak laki-laki dan dia terlalu malu untuk mengakui perasaannya.

Perasaan malu-malu kucing saat bertemu dengan cinta pertama, dengan sangat sempurna bisa digambarkan oleh gadis berparas cantik ini, membuat sejumlah penonton termasuk aku sendiri, ikut menjadi gemas sendiri. Jadi inget masa-masa SMA dulu jadinya.


Untuk penonton sepertiku yang sudah lelah dengan berbagai masalah hidup (apalagi setelah blog lamaku "Asian Star" dihapus oleh Google karena kesalahan sistem dan menjadi salah satu korban salah hapus massal), menonton drama bergenre berat justru malah membuat pikiran makin stress, jadi alur cerita yang ringan namun menghibur dan romantis seperti ini, lebih cocok untuk dinikmati.

Ibaratnya, hidup sudah berat jadi aku gak mau lagi menonton yang berat-berat. Pengen nonton yang ringan-ringan aja sebagai hiburan.


3 Rating Hidden Love.
Skor douban untuk “Hidden Love” pun cukup lumayan yaitu 6,7% dan masih jauh lebih baik bila dibandingkan dengan rival-rivalnya saat itu.

Sebut saja “Firework Of My Heart” yang dibintangi oleh Yang Yang dan Wang Chu Ran yang hanya mencetak skor douban 2,1% dengan diiringi banyaknya kontroversi dan kritikan pedas dari pemerintah China.

Lalu “The Legend Of Anle” yang dibintangi oleh Dilraba Dilmurat dan Gong Jun yang hanya mendapat skor douban 5,9% dan “Prosecutor Elite” yang juga dibintangi oleh Dilraba Dilmurat yang hanya selisih lebih rendah 0,1% yaitu 6,6% di douban.

Sepertinya hanya “The Princess and The Werewolf” yang dibintangi oleh Chen Zhe Yuan dan Betty Wu Xuan Yi yang mencetak skor douban lebih tinggi dari "Hidden Love" yaitu sebanyak 7,6%.

(Note: Penulis hanya membandingkan dengan serial drama dari artis yang terkenal dan cukup banyak diperbincangkan, yang juga sama-sama ditayangkan tahun 2023 dengan jarak yang cukup berdekatan. Drama lain yang artisnya kurang terkenal, atau artis terkenal namun tidak banyak diperbincangkan, penulis tidak memperhatikannya)


4. Original Soundtrack.
Orginal Soundtrack "Hidden Love" juga termasuk salah satu yang easy listening alias ramah di telinga penonton. Aku sih suka semua ya. Soundtracknya ngena di telinga dan tiap kali dengerin langsung keinget adegan mana yang diwakili oleh lagu tersebut. Tapi favoritku adalah "I Have Someone I Like" yang dinyanyikan oleh Zhao Lusi.


Oh ya, untuk soundtrack-soundtracknya yang sudah kuterjemahkan dengan susah payah dan sudah kuposting di blog "Asian Star" namun dihapus massal oleh Google karena kesalahan sistem, akan aku posting ulang di blog baru ini satu per satu setiap aku punya waktu luang.

~~~~


Sekian review dariku. Setelah menonton semua episodenya, aku hanya bisa mengatakan bahwa serial ini sangat bagus. Ini adalah salah satu drama Tiongkok terbaik yang pernah aku tonton. Ceritanya menarik dan pemilihan aktornya dilakukan dengan sangat baik. Yang bisa aku katakan adalah aku menyukai jenis cerita seperti ini. Sangat sesuai dengan seleraku. Menonton serial ini membuat tipe pria idealku menjadi semakin tinggi dan sulit dicari. Well, Duan Jia Xu set my standard too high (^_^)

Dialog yang cukup berkesan dari drama ini adalah dialog yang dikatakan oleh Ning Wei pada Sang Zhi: “Sang Zhi, kau sangat beruntung karena tidak semua cinta rahasia itu mendapatkan balasan.”

Yeah, benar. Tidak semua orang beruntung bisa seperti Sang Zhi di mana “cinta diam-diamnya” akhirnya terbalas.

Ditulis oleh: Liana Hwie.

Rabu, 12 Agustus 2026

Sinopsis Lengkap : Hidden Love (2023), Cinta pertama takkan terlupa

Disclaimer:
Sinopsis kedua yang kutulis ulang setelah blog lamaku "Asian Stars" termasuk dalam salah satu blog yang dihapus massal oleh Youtube. Sedih rasanya harus mengulang semuanya dari awal. Lebih sedih lagi karena aku baru tahu ternyata terjemahan lagu mandarin/korea yang susah payah aku artikan ternyata dijiplak oleh para konten kreator youtube tanpa menyertakan nama dan blogku sebagai penerjemah dan sumber aslinya dan aku gak bisa mengklaim hak cipta karena blog "Asian Stars" sudah dihapus Google karena kesalahan sistem.

Ibarat ada perampok yang merampok seluruh harta bendaku tapi aku gak bisa lapor polisi karena semua barang bukti sudah dimusnahkan oleh polisinya sendiri. Sakitnya tuh di sini T__T Kalian beruntung karena blog sumber aslinya dihapus Google sehingga aku gak bisa melaporkan pencurian hak cipta yang kalian lakukan. Tapi ingat, Tuhan itu ada! Hanya bisa berharap pada keadilan Tuhan! Semoga yang mencomot arti lagu terjemahanku TANPA MENGAKUIKU sebagai penerjemah aslinya akan disiksa di neraka karena ini termasuk pencurian hak cipta. 


My Rating : 10/10
Mydramalist : 9/10
Weibo : 7,9
IMDb : 8,6/10
Douban : 6,7

——0000——


Hidden Love (偷偷藏不住) adalah serial drama China yang ditayangkan pertama kali pada tahun 2023 dan dibintangi oleh Chen Zhe Yuan dan Zhao Lusi. Serial ini diadaptasi dari novel terkenal karya Zhu Yi yang memiliki judul asli “Secretly, Secretly, But Unable to Hide It”.

Serial ini ditayangkan di Youku dari tanggal 20 Juni hingga tanggal 6 Juli 2023 dan di Netflix, mulai tanggal 29 Juni 2023. Drama ini sangat booming di internasional dan membuat nama Chen Zhe Yuan langsung dikenal seantero dunia, bahkan banyak penggemar Kpop yang oleng dengan pria ganteng kelahiran 1996 ini dan tergila-gila dengan karakter Duan Jia Xu yang dimainkannya dengan sangat sempurna.

Walaupun akhir kisah serial drama ini bisa dikatakan happy ending, namun banyak penonton yang masih merasa kurang karena tidak ada adegan pernikahan antara Duan Jia Xu dan Sang Zhi.

Bagi kalian yang masih merasa kurang dengan endingnya dan kebetulan memiliki hobi membaca, kalian bisa menyalurkan kerinduan kalian pada pasangan satu ini melalui kumpulan cerita “Hidden Love Fanfiction” yang terinspirasi dari serial ini.


Sinopsis:
Judul : Hidden Love (偷偷藏不住)
Diadaptasi dari : Novel “Secretly, Secretly, But Unable To Hide It”, karya Zhu Yi.     
Skenario : Shen Fei Xian (沈飞弦)
Sutradara : Lee Ching Jung
Pemeran :
Chen Zhe Yuan as Duan Jia Xu.
Zhao Lusi as Sang Zhi.
Victor Ma as Sang Yan.
Lagu pembuka   : 只想把你偷偷藏好 (Just Want To Secretly Hide You)
Negara asal : China
Bahasa asli : Mandarin
Jumlah Episode : 25
Durasi per episode : 45 menit.
Lokasi syuting : Xiamen, China
Rumah produksi (Production House) : Youku
Tayang di :
* Youku : 20 Juni – 6 Juli 2023.
* Netflix : Mulai 29 Juni 2023


Sinopsis Lengkap:
Hidden Love berkisah mengisahkan tentang Sang Zhi (Zhao Lu Si) yang jatuh cinta dengan Duan Jia Xu (Chen Zhe Yuan) yang merupakan sahabat dekat kakak laki-laki Sang Zhi yang sering datang dan main ke rumahnya.

Duan Jia Xu yang berusia lima tahun lebih tua (note: dalam novel tujuh tahun lebih tua) dari Sang Zhi, mulanya hanya menganggap Sang Zhi seperti adik perempuannya sendiri. Duan Jia Xu dan Sang Yan (Victor Ma) adalah sahabat dekat sekaligus teman satu asrama saat mereka duduk di bangku kuliah.

Namun walau bersahabat dekat, kepribadian Jia Xu dan Sang Yan bagaikan langit dan bumi, setidaknya di mata Sang Zhi. Bagi Sang Zhi, kakaknya (Sang Yan) adalah sosok yang selalu menindasnya, dan Duan Jia Xu yang pada akhirnya selalu muncul sebagai penengah di antara pertengkaran tak berkesudahan antara dua kakak beradik yang walaupun saling menyayangi namun selalu ribut sepanjang waktu.

Perkenalan pertama Sang Zhi dan Duan Jia Xu terjadi saat Sang Zhi masih berumur empat belas tahun dan duduk di bangku SMP kelas dua. Sang Zhi yang mendapatkan panggilan orang tua, tidak berani memberitahu orang tuanya. Dia berencana meminta sang kakak, Sang Yan untuk menghadiri panggilan guru di sekolahnya. Namun tentu saja, Sang Yan menolaknya.

Saat itulah, Sang Zhi meminta Duan Jia Xu untuk menyamar sebagai kakak kandungnya dan memenuhi panggilan itu. Duan Jia Xu yang memang baik hati, akhirnya hadir memenuhi panggilan itu dan sejak itulah hubungan mereka semakin dekat.  Namun tentu saja, hubungan mereka masih murni seperti kakak dan adik.

Duan Jia Xu murni menganggap Sang Zhi kecil bagaikan adiknya sendiri. Jia Xu selalu bersikap bagaikan Malaikat Pelindung bagi Sang Zhi, seperti misalnya
* Jia Xu membantu Sang Zhi menyelesaikan PR-nya.
* Jia Xu melindungi gadis itu dari rasa malu saat Sang Zhi mengalami menstruasi dadakan dan membuat rok yang dikenakannya terkena noda darah. Duan Jia Xu berusaha menutupi hal itu dengan berjalan tepat di belakang Sang Zhi agar tak seorangpun melihat noda darah tersebut.
* Jia Xu juga membantu Sang Zhi membeli pembalut, yah walaupun dia meminta Sang Yan menemaninya.
* Saat Sang Zhi dibully, Jia Xu selalu datang melindungi.
* Jia Xu juga yang bertindak sebagai guru private gadis remaja itu saat Sang Zhi mendapat nilai buruk untuk pelajaran Fisika dan sang kakak menyerah mengajarinya karena selalu berakhir dengan pertengkaran.
* Saat Sang Zhi terjatuh ketika mengikuti pertandingan olahraga di sekolahnya dan kakinya terluka, Duan Jia Xu pun yang menggendongnya dan merawat luka gadis itu. Hal ini karena sang kakak kandung, Sang Yan lagi-lagi mengomeli dan memarahi Sang Zhi walaupun saat itu Sang Zhi sedang terluka.

Bukannya menggendong dengan baik-baik dan merawat dengan penuh perhatian, Sang Yan justru sibuk adu mulut dengan sang adik. Untunglah ada Duan Jia Xu yang lagi-lagi menjadi penengah di antara pertengkaran dua kakak beradik tersebut.


Sang Zhi awalnya menginginkan Duan Jia Xu menjadi kakak kandungnya mengingat Sang Yan selalu menindasnya, namun perlahan tapi pasti, saat dia semakin beranjak dewasa, perasaan tersebut berubah menjadi rasa suka seorang gadis kepada seorang pria pujaannya. Perasaan itu mulai berubah saat Sang Zhi berusia 17 tahun dan menjadi siswa SMA kelas 2.

Sang Zhi jatuh cinta pada kebaikan hati Duan Jia Xu. Namun gadis itu selalu berusaha keras memendam perasaannya. Sang Zhi yang pemalu, tentu saja malu mengakui perasaannya dan menganggap perasaannya sangatlah tidak pantas, mengingat Duan Jia Xu adalah sahabat sang kakak dan mereka terpaut usia lima tahun. Duan Jia Xu juga sudah melihatnya tumbuh sejak dia masih berumur empat belas tahun.

Itu sebabnya Sang Zhi hanya memendam perasaannya dan tidak mengijinkan siapapun mengetahui perasaannya terhadap Duan Jia Xu. Sang Zhi hanya menuliskan perasaannya di atas sebuah kertas lalu melipatnya menjadi sebuah bintang kecil dan bahkan mengarang sebuah kebohongan bahwa dia memiliki pacar online yang tinggal di kota Yihe.


Hingga hari kelulusan tiba dan Duan Jia Xu memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya, Yi He untuk bekerja di sana, tak ada seorangpun yang mengetahui cinta rahasia Sang Zhi pada Duan Jia Xu. Ditambah dengan adanya kesalahpahaman di antara mereka. Akhirnya Sang Zhi memutuskan untuk melupakan Jia Xu dan fokus pada studinya.

Putus hubungan karena sebuah kesalahpahaman. namun ternyata takdir kembali mempertemukan mereka dua tahun kemudian. Saat itu usia Sang Zhi sudah 19 tahun dan duduk di bangku kuliah, sementara Duan Jia Xu berusia 24 tahun dan bekerja sebagai programmer game.

Walau awalnya Duan Jia Xu masih menganggap Sang Zhi sebagai adik kecilnya, namun seiring kebersamaan mereka, tumbuh cinta di hati Jia Xu. Dia pun memutuskan untuk mengejar Sang Zhi, apalagi saat dia mengetahui kalau Sang Zhi juga menyukainya, walaupun saat itu, Sang Zhi masih menolak mengakui perasaannya karena gengsi semata.

Akhirnya setelah proses pengejaran yang cukup intens, Sang Zhi memutuskan untuk menerima Duan Jia  Xu sebagai pacarnya secara resmi tepat di hari ulang tahun Duan Jia Xu. Namun tentu saja, hubungan mereka tidak semulus jalan tol yang bebas hambatan.


Dimulai dari Sang Yan, yang marah besar karena merasa ditipu dan dibohongi oleh adik dan sahabatnya sendiri. Duan Jia Xu pun harus menerima pukulan bertubi-tubi dari sahabatnya sekaligus calon kakak iparnya agar hubungannya dengan Sang Zhi direstui.

Sebenarnya Sang Yan hanya takut kalau Duan Jia Xu mempermainkan perasaan adik perempuan satu-satunya. Sang Yan takut kalau perasaan Jia Xu hanyalah rasa penasaran belaka dan kemudian dia akan meninggalkan adiknya tersayang.

Namun untunglah, di antara semua orang, Sang Yan-lah orang yang paling mengenal Duan Jia Xu dan mengetahui bahwa Duan Jia Xu adalah orang yang bisa dipercaya dan laki-laki yang baik serta bisa mencintai dan menjaga adik kesayangannya dengan baik. Walau sempat diwarnai perkelahian yang membuat Duan Jia Xu babak belur, namun akhirnya Sang Yan memberikan restunya.


Masa lalu Duan Jia Xu juga sempat membuat hubungan mereka ditentang oleh orang tua Sang Zhi. Ayah Duan Jia Xu pernah menabrak mati seorang pria dan kini ayah Jia Xu terbaring koma di Rumah Sakit karena lebih memilih bunuh diri daripada masuk penjara. Hal ini membuatnya tak mampu menerima hukuman atas perbuatannya.

Karena sang ayah terbaring koma, akhirnya Duan Jia Xu yang tidak tahu apa-apa yang harus menanggung akibat dari perbuatan sang ayah. Anak dari si korban tabrak lari sang ayah, Jiang Ying, terus saja mengganggu hidup Jia Xu dan menerornya.

Tak hanya meminta uang yang sangat banyak, namun juga membuat Jia Xu tak bisa hidup dengan tenang karena wanita itu selalu saja mengusik siapapun wanita yang dekat dengan Jia Xu, termasuk Sang Zhi yang pernah dilabrak oleh Jiang Ying.

Masalah itulah yang membuat orangtua Sang Zhi sempat ragu untuk memberikan restu mereka. Namun Duan Jia Xu sudah bertekad, dia akan membuktikan pada orangtua Sang Zhi bahwa dia adalah pria yang bertanggung jawab dan mampu membuat Sang Zhi bahagia.


Duan Jia Xu bahkan rela mengundurkan diri dari perusahaannya agar bisa membangun bisnisnya sendiri di kota Nanwu, karena dia mengetahui bahwa orangtua Sang Zhi sangat berharap putri mereka bisa kembali ke Nanwu setelah lulus kuliah nantinya.

Demi memenuhi keinginan orangtua Sang Zhi, Jia Xu tidak keberatan untuk memulai semuanya dari awal lagi, semuanya demi masa depan mereka nantinya. Walaupun untuk itu, Jia Xu harus rela berpisah dengan Sang Zhi untuk sementara dan menjalin hubungan jarak jauh dengan sang kekasih.

Duan Jia Xu memilih untuk merintis bisnisnya lebih dulu di Nanwu, agar jika saat Sang Zhi lulus kuliah, bisnisnya sudah stabil dan dia bisa memberikan kehidupan yang lebih baik untuk Sang Zhi di masa depan.

Duan Jia Xu sudah lebih dulu merancang masa depan yang stabil untuk mereka berdua sebagai pembuktian cinta dan keseriusannya. Dan akhirnya, setelah melihat keseriusan dan ketulusan Jia Xu, orangtua Sang Zhi pun memberikan restu mereka pada Jia Xu agar bisa menikahi Sang Zhi setelah lulus kuliah nantinya.


Drama manis ini diakhiri dengan proses lamaran romantis di tepi pantai setelah Sang Zhi lulus kuliah. Dengan masih mengenakan toga, Sang Zhi dan teman-temannya berlarian dengan bahagia di tepi pantai untuk merayakan kelulusan mereka dari Universitas.

Saat itulah, tiba-tiba saja Duan Jia Xu datang dengan membawa sebuket bunga dan berlutut di hadapan Sang Zhi dan melamarnya di hadapan keluarga dan teman-temannya.

Sang Zhi, yang memang jatuh cinta pada Duan Jia Xu sejak dia masih kelas 2 SMA, tentu saja tidak akan menolak lamaran ini. Akhirnya cinta terpendam yang dulu hanya bisa dipendamnya dalam hati, kini bisa diraihnya. Dan bahkan Duan Jia Xu mencintainya lebih dari dia mencintai pria itu.


Drama berakhir dengan adegan Duan Jia Xu dan Sang Zhi berjalan-jalan di tepi pantai sambil berpelukan dan bergandengan tangan, lalu memandang matahari terbenam dengan kebahagiaan di wajah mereka.

Tamat.

Senin, 10 Agustus 2026

Review Drama : “You Are My Glory (2021)”, Antara mimpi dan realitas kehidupan

My Rating: 8/10 (karena di beberapa episode, khususnya di episode 8, bedak Qiao Jing Jing terlalu tebal hingga membuatnya terlihat sangat tua dan itu jujur sangat mengganggu visual drama)

Douban : 6,9
MydramaList: 8,7
IMDb : 8,2
Weibo: 8,8


Review:
You Are My Glory” menceritakan tentang kisah cinta antara aktris papan atas China, Qiao Jing Jing (Dilraba Dilmurat) dengan orang biasa, tepatnya seorang pegawai Lembaga Penelitian Antariksa, Yu Tu (Yang Yang). Yu Tu dan Qiao Jing Jing sebenarnya adalah teman sekelas saat masih SMA yang tidak sengaja bertemu kembali setelah 10 tahun lamanya melalui permainan game online, Honor Of Kings.

Karena diadaptasi dari sebuah novel terkenal, jadi sudah tentu alur cerita dalam drama ini sangat rapi, terarah dan sangat realistis untuk kaum muda yang masih dalam proses mencari jati diri, walaupun untuk alur ceritanya, ketika mencapai episode 21 ke atas terkesan sedikit melambat, namun itu tidak mengurangi pesan moral dan inti dari cerita ini.


Secara garis besar, “You Are My Glory” ini bukan hanya bercerita tentang kisah cinta biasa seperti drama-drama pada umumnya, yang hanya menyebar keromantisan dan adegan sweet di antara pemainnya.

Sebaliknya, drama ini lebih memperlihatkan bagaimana proses mencari jati diri dan perjuangan dalam meraih sebuah mimpi. Manakah yang lebih pantas diperjuangkan antara mimpi atau realitas kehidupan?

Mampukah kita tetap bersikap idealis dan mempertahankan mimpi sedangkan di sisi lain, ada perut yang harus diberi makan, ada orang tua yang perlu dibahagiakan, ada masa depan yang masih menanti di depan sana, sedangkan impian yang ingin kita raih tidak bisa memberikan kehidupan yang layak?

Yup, drama ini menceritakan bagaimana perjuangan meraih mimpi dan segala tantangan yang harus dihadapi dalam mencapai mimpi itu, juga menunjukkan realitas kehidupan bahwa tidak semua orang beruntung karena berhasil meraih mimpinya sekaligus bisa menemukan seseorang yang tulus dan bersedia berjuang bersama kita dalam meraih Impian tersebut, seperti yang dilakukan Qiao Jing Jing pada Yu Tu.


1. Karakter.
A. Dilraba Dilmurat as Qiao Jing Jing.
Qiao Jing Jing yang seorang aktris papan atas China, cantik, terkenal, bergelimang harta dan kemewahan namun bersedia menerima seorang pemuda dengan penghasilan rendah seperti Yu Tu, yang bahkan tidak memiliki banyak waktu luang untuk bersamanya karena sibuk bekerja.


Berbeda dengan drama lain yang umumnya mengisahkan tentang gadis miskin dan pria kaya, “You Are My Glory” mengisahkan sebaliknya, di mana yang kaya dan popular adalah si wanita, sedangkan si pria justru masih belum memiliki asset atau apa pun yang bisa dibanggakan padahal usianya tak lagi muda.

Namun cinta sejati membuktikan pada kita, bahwa orang yang tepat pasti akan menerima kita apa adanya dan rela berjuang bersama. Yu Tu termasuk 1% orang yang sangat beruntung di dunia ini karena berhasil mendapatkan wanita seperti Qiao Jing Jing sekaligus mewujudkan impiannya.


Sebagai aktris terkenal pun, Jing Jing sama sekali bukan sosok yang angkuh, memandang rendah orang atau gila hormat dan status, juga tidak matrealistis, sangat berbanding terbalik dengan mantan pacar Yu Tu yaitu Xia Qing, yang mengatakan mencintainya namun meninggalkannya hanya karena Yu Tu memilih mengejar impiannya yang bergaji rendah dan menolak perusahaan yang bersedia memberinya gaji tinggi.

Jing Jing pun tak pernah menuntut Yu Tu membelikannya barang-barang mewah karena dia bisa membelinya sendiri. Sosok mandiri dan tidak bergantung pada pria (seperti menuntut harus selalu ditemani setiap hari) seperti Qiao Jing Jing inilah yang memang paling tepat mendampingi Yu Tu.


Di samping itu, Jing Jing pun tidak keberatan walau harus tinggal di apartement Yu Tu yang mungil dan meninggalkan apartement mewahnya di Lujiazui, menunjukkan bahwa Qiao Jing Jing adalah wanita yang rendah hati walaupun tumbuh bergelimang harta.

Berbeda dengan Xia Qing yang tak pernah merasakan hidup mewah, tentu saat dewasa, dia ingin merasakan hidup mewah dengan menikahi seorang pria kaya. Sayangnya, Yu Tu bukanlah pria kaya yang bisa memberikannya kehidupan mewah yang selama ini Xia Qing impikan.


2. Yang Yang as Yu Tu.
Sejak masa sekolah, Yu Tu adalah idola sekolah yang terkenal karena tampan, pintar, baik, percaya diri dan menjadi panutan bagi anak-anak lainnya. Sejak kecil, Yu Tu memiliki impian untuk pergi ke luar angkasa.


Dan dia sangat konsisten dengan impiannya, bahkan saat dia dewasa, Yu Tu adalah seorang pria yang sangat berambisi untuk mewujudkan mimpinya mengelilingi angkasa dan akhirnya karena perbedaan pandangan inilah yang membuat hubungan Yu Tu dan mantan pacarnya, Xia Qing akhirnya kandas di tengah jalan, karena Xia Qing menginginkan Yu Tu melepaskan impiannya demi bekerja di sebuah perusahaan keuangan yang menawarinya gaji yang sangat tinggi.

Melihat sikap Xia Qing yang seperti itu (yang meninggalkannya karena uang), membuat Yu Tu semakin insecure pada dirinya sendiri dan membuatnya berpikir bahwa dia tidak akan bisa membahagiakan Jing Jing.


Yu Tu yang dulu percaya diri pun, lama kelamaan menjadi insecure. Tanpa sadar, Yu Tu pun mulai membandingkan Jing Jing dengan Xia Qing, dan menganggap bahwa Jing Jing sama seperti Xia Qing, yang menilai segala sesuatu dari sisi ekonomi (uang) semata.

Sedangkan yang dibutuhkan Yu Tu adalah seorang gadis yang bersedia berjuang bersamanya dan untunglah dia menemukan kriteria tersebut pada diri Qiao Jing Jing.

Apalagi mengingat pekerjaan Yu Tu menuntutnya untuk stand by setiap waktu, dan karena pekerjaan termasuk dalam kategori TOP SECRET alias sangat rahasia, jadi dia kadang tidak bisa memberitahu Jing Jing di mana dia berada dan apa yang dia lakukan saat itu.

Pekerjaan Yu Tu juga menuntutnya untuk sering pergi ke wilayah gurun pasir dan tempat terpencil dalam waktu lama, dalam rangka penelitian, yang mana akan sulit untuknya berhubungan dengan dunia luar. Karena adanya keterbatasan koneksi internet dan sinyal jaringan.


Ini artinya, Yu Tu tidak akan tahu tentang keadaan Jing Jing dan tidak bisa menemani Jing Jing saat Jing Jing membutuhkannya. Inilah alasan kenapa Yu Tu menolak Jing Jing untuk kedua kalinya. Selain karena masalah ekonomi, juga karena keterbatasan waktu untuk mereka bersama.

Tapi pada akhirnya Yu Tu menemukan keberanian untuk mendekati Jing Jing. Apalagi karena dia tahu bahwa Jing Jing menerimanya apa adanya walaupun dia miskin dan berpenghasilan rendah dan tak pernah menuntutnya apa-apa, membuat perasaan Yu Tu semakin kuat.


Sekedar informasi, perbedaan ekonomi Yu Tu dan Jing Jing dalam drama diceritakan sangat timpang! Bayangkan saja! Yu Tu tinggal di pinggiran kota, dengan harga tanah berkisar 40.000 yuan per meter persegi, rumah Yu Tu berkisar 2 juta yuan.

Sementara Jing Jing tinggal di pusat kota, tepatnya di Kawasan elit Lujiazui, Shanghai dengan harga tanah berkisar 260.000 yuan per meter persegi, dan harga penthouse Qiao Jing Jing bernilai sekitar 70 juta yuan.


Butuh waktu 1,5 jam bagi Yu Tu untuk sampai ke penthouse Jing Jing di Kawasan elit Lujiazui, dengan 3 kali ganti MRT dan 1 kali naik bis. Inilah yang awalnya membuat Yu Tu ragu untuk membalas perasaan Jing Jing.

Dia merasa dirinya yang misqueen tidak pantas untuk Qiao Jing Jing yang kaya raya. Tapi, cara Jing Jing menerima Yu tu membuat Yu Tu yakin bahwa semua hal yang dia khawatirkan itu sama sekali tidak penting. Akhirnya Yu Tu pun memutuskan untuk menerima kekurangannya sendiri dan berjuang untuk membahagiakan Jing Jing dengan caranya sendiri.


3. Gina Jin as Xia Qing.
Xia Qing (Gina Jin) adalah mantan pacar Yu Tu. Dia adalah wanita yang angkuh, egois, matrealistis dan berharap sang suami kelak bisa menghidupinya dengan kemewahan jadi dia tidak perlu bersusah payah bekerja di kemudian hari. Yang mana semua itu tidak cocok dengan type wanita yang disukai Yu Tu.


Yah, walaupun sebenarnya karakter Xia Qing ini bisa dibilang cukup realistis karena bagaimana pun juga pada kenyataannya, uang adalah faktor penting dalam kehidupan ini.

Bisa jadi, Xia Qing sendiri tidak memiliki keuangan yang mapan, walaupun dia diceritakan sebagai seorang pimpinan cabang namun jika dia memilih bersama Yu Tu yang secara ekonomi pas-pasan, maka sudah pasti, dialah yang akan lebih banyak mengeluarkan uang untuk menanggung biaya hidup keluarga mereka kelak.

Seperti uang sekolah anak, biaya sewa rumah, transportasi ke sekolah dan tempat kerja, lalu biaya hidup sehari-hari dan segala macam tagihan.

Berbeda dengan Qiao Jing Jing yang sejak lahir menganggap uang bukanlah masalah besar untuknya, karena dia terlahir sebagai Nona Kaya dan kini dia bekerja sebagai aktris papan atas dengan penghasilan ratusan juta yuan setiap tahunnya.

Tentu bagi Jing Jing, keuangan Yu Tu yang pas-pasan bukanlah masalah baginya, karena dia masih sanggup menanggung sebagian besar biaya hidup mereka kelak.


Xia Qing memang sangat realistis, akupun pasti akan bersikap seperti Xia Qing bila bertemu kasus seperti ini, tapi sayangnya, respekku pada Xia Qing langsung hilang ketika dia masih mengejar-ngejar Yu Tu karena dia merasa iri dan tidak rela jika Yu Tu dan Qiao Jing Jing bersama.

Xia Qing yang menganggap Qiao Jing Jing sebagai saingannya sejak SMA, merasa tidak terima saat harus menerima kekalahan dari Jing Jing dalam mendapatkan Yu Tu, membuktikan kalau dia tak lebih dari wanita angkuh dan ambisius yang tak bisa menerima kekalahan.

Yang membuatku hilang respek adalah karena sikapnya yang tampak seperti wanita murahan yang mengejar-ngejar seorang pria, mantan pacar yang dulu dia campakkan karena misqueen dan tidak punya uang, apalagi setelah sekian tahun lamanya putus. Dia yang mutusin, dia juga yang ngejar-ngejar pengen balikan.


Udah gitu niatnya bukan tulus mencintai tapi karena IRI dan takut kalah saingan sama Qiao Jing Jing, padahal Jing Jing tak pernah menganggap Xia Qing sebagai saingannya.

Jadi di mata Xia Qing, Yu Tu bukanlah manusia yang punya perasaan, melainkan sebuah "Piala Kemenangan" yang bisa dia banggakan ke semua orang. Hanya sebuah prestasi dan pencapaian tertinggi.

Di mata Xia Qing, adalah sebuah kemenangan yang bergengsi bila bisa mendapatkan Yu Tu yang notabene-nya adalah pria tampan, cerdas, populer dan diidolakan semua orang saat masih SMA.

Untung saja, kemunculan Xia Qing hanya 2 episode saja, kalau nggak, uda emosi liat nih cewek satu. Udah gak cantik, sombong pula, padahal dia bukan siapa-siapa. Yang aktris terkenal aja tetap rendah hati, lah Xia Qing just Nobody aja sombongnya gak ketulungan.


2. Alur Cerita.
Walaupun di episode pertengahan, alur cerita sedikit melambat. Namun proses Yu Tu menerima keadaan inilah yang sesungguhnya menjadi highlight dalam drama ini. Bagaimana pergulatan batin Yu Tu dalam menghadapi kenyataan bahwa mimpinya ternyata tidak bisa membahagiakan orang-orang di sekitarnya. Bagaimana mimpinya tidak bisa membuatnya hidup nyaman bergelimang harta seperti teman-temannya yang lain.

Tapi, takdir yang kembali mempertemukannya dengan Qiao Jing Jing ternyata bisa mengubah penilaiannya terhadap semua yang dia jalani selama ini.


Pesan moral dari drama ini adalah :
1. Tidak apa-apa memiliki sebuah mimpi.
2. Tidak apa-apa tertinggal dari semua teman yang lain.
3. Tidak apa-apa walaupun kita tidak sempurna dalam segala hal.

Karena semua hal itu memiliki waktunya sendiri. Ingatlah kalau “Tuhan pasti akan menjadikan segala Sesuatu itu indah pada waktu-Nya.” – Pengkhotbah 3:11 

Sama seperti Qiao Jing Jing yang hadir di saat yang tepat dalam hidup Yu Tu, saat Yu Tu sedang terpuruk, Jing Jing datang bagaikan cahaya terang dan bintang penunjuk arah untuknya.

Atau seperti Yu Tu, yang hadir dalam hidup Jing Jing sekali lagi dan membuat cinta pertamanya akhirnya terbalas walaupun dia harus menunggu selama 10 tahun lamanya.

Itu adalah bukti bahwa “Tuhan akan menjadikan segala sesuatu indah pada waktu-Nya“. Dan yang bisa kita lakukan selain berdoa dan berusaha, adalah menerima keadaan kita. Jika kita memang ditakdirkan untuk meraih mimpi itu, maka kita pasti akan meraihnya, entah kapan itu, hanya Tuhan yang tahu.

Namun yang pasti, kita tidak perlu MENGUKUR WAKTU KITA dan membandingkannya DENGAN ORANG LAIN, karena TIMING setiap orang tidaklah sama!


Drama ini memperlihatkan bagaimana Yu Tu berusaha meraih cinta dan mimpinya, serta pergulatan hidup dan tekanan batin yang harus dia hadapi sebelum menuju ke sana.

Setelah eps 21, penonton tidak hanya disuguhi oleh hal-hal yang manis dan romantis antara Yu Tu dan Jing Jing, namun juga diajarkan bagaimana cara mempertahankan hubungan agar tetap langgeng walau berada dalam fase LDR. Kepercayaan dan menjaga hati, itu kunci yang paling penting di sini.

Lalu saat mendekati akhir, kita akan melihat juga bagaimana komunikasi yang terjalin antara dua orang yang ingin mengikat janji sehidup semati.

Qiao Jing Jing dan Yu Tu yang awalnya tidak sepaham dengan konsep pernikahan mereka akhirnya bisa menyelesaikan masalah ini dengan damai, dengan berpikir dewasa, menimbang segala hal dari segala sisi yang berbeda dan mencapai kesepakatan tanpa perlu melibatkan pertengkaran antara sepasang kekasih.


Penonton dibuat kagum dengan cara berpikir Qiao Jing Jing yang sederhana dan rendah hati, yang mengusulkan ide Pernikahan Massal padahal dia adalah aktris terkenal yang punya banyak uang. Walaupun Yu Tu awalnya tidak menyetujui, karena dia ingin memberikan Pesta Pernikahan yang layak untuk wanita yang dicintainya, tidak peduli walau dia harus menguras seluruh tabungannya.

Jika itu adalah Xia Qing, aku yakin dia pasti akan menggelar Pesta Pernikahan Mewah yang mengundang 2000 orang tamu hanya untuk menyombongkan dirinya. Ingat, Xia Qing selalu menganggap Yu Tu sebagai Piala Kemenangan, sesuatu yang bergengsi yang harus dia banggakan dan pamerkan kepada semua orang.


Boro-boro Pernikahan Massal, yang ada malah mungkin untuk gaun pengantin saja, Xia Qing akan memakai yang paling mahal. Untung saja bukan Xia Qing wanita yang akan dinikahi oleh Yu Tu.

Yang membuatku kagum adalah Jing Jing mengajarkan pada kita untuk selalu rendah hati, tidak peduli setinggi apa pun posisi kita dan sebanyak apa pun kekayaan yang kita miliki. Terbukti, tindakan Jing Jing dan Yu Tu mengikuti pernikahan massal mendatangkan simpati tinggi dari publik, meski awalnya mereka dianggap melakukan itu karena Yu Tu tidak memiliki uang, namun akhirnya publik justru balik memuji Jing Jing sebagai public figure yang rendah hati.


Sekali lagi, menurutku drama ini tidak hanya fokus pada cerita cintanya saja, tapi juga memperlihatkan proses tumbuh bersama sebagai manusia.

Kita akan diperlihatkan bagaimana seorang pria seperti Yu Tu, yang sedikit angkuh dan punya harga diri tinggi (karena merasa selalu berada di atas mengingat dia selalu menjadi Ranking 1 saat di sekolah maupun kuliah) bahkan bisa merasa rendah diri saat melihat teman-teman seusianya sudah sukses dan mapan, sementara dia masih belum mapan dan bahkan masih galau memilih antara mengejar mimpinya atau mencari pekerjaan dengan gaji yang lebih besar.

Bagaimana Yu Tu berusaha keras menekan egonya dan mulai menerima keadaannya dan juga menerima realitas kehidupan, lalu perlahan menstabilkan perasaannya, hingga kemudian membuatnya mampu melihat dunia dari sisi yang berbeda.

Juga bagaimana Yu Tu mengakui kesalahannya kalau dia tidak bisa dan tidak boleh hanya menilai seseorang dari penampilannya saja tanpa mengenal seseorang itu terlebih dahulu (seperti dulu dia menilai Jing Jing sebagai gadis kaya yang pemalas yang nyatanya tidak begitu).


Begitu pun dengan Jing Jing. Menurutku, Jing Jing adalah seorang yang punya pikiran dewasa sejak SMA. Dia tak hanya modal wajah cantik semata, tapi juga baik hati, rendah hati, berani dan pantang menyerah.

Walau dalam hal percintaan dia tidak beruntung, tapi dia tidak lantas hidup untuk meratapinya. Sebaliknya, Jing Jing terus bergerak maju menjadi sosok yang lebih baik, dan apa yang dia alami sebelumnya, dia jadikan sebagai acuan untuk menjadi sosok yang sukses seperti sekarang.

Untuk kalian yang menginginkan tontonan romantis namun sarat arti, drama ini layak dijadikan rekomendasi.


Sepanjang menikmati romantisme cinta antara Jing Jing dan Yu Tu, kita juga bisa belajar tentang makna kehidupan seperti perjuangan meraih mimpi, realitas kehidupan di dunia nyata ini, proses penerimaan diri sendiri, berani mengakui kekurangan diri, kesetiakawanan, kemanusiaan, kekeluargaan, bahkan patriotisme.

Rasanya ikut bangga dan terharu saat melihat Yu Tu berhasil meluncurkan roket “Search For God” di akhir episode. Rasanya ikut senang karena Impian Yu Tu menjadi kenyataan, karena tidak semua orang beruntung bisa mewujudkan impiannya.


3. Chemistry.
Harus diakui, chemistry antara Yang Yang dan Dilraba Dilmurat memang cukup sempurna. Terbukti hampir semua orang yang menonton drama ini berharap mereka menjadi pasangan sebenarnya di dunia nyata. Bahkan mungkin saja, kalian adalah salah satunya.


Tak hanya warga China, bahkan seluruh dunia pun mengakui kalau Dilraba Dilmurat adalah salah satu wanita tercantik di dunia.

4. Stylist dan Make Up Artist.
Yang agak sedikit mengganggu bagiku adalah bedak Qiao Jing Jing yang di beberapa episode terlihat terlalu tebal hingga membuatnya justru terlihat sangat tua.


Seperti contoh adegan di atas, kalau tidak salah ingat adegan itu ada di episode 8 (atau episode 9), adegan sebelum Yu Tu dan Jing Jing makan malam di luar dan bertemu dengan Profesor (gurunya Yu Tu) dan kemudian mereka bertengkar.

Itu bedaknya tebal banget saat Jing Jing berada di penthouse-nya dan berusaha naik level game sebagai syarat agar mereka bisa makan di luar.

I mean, come on! Kulit Dilraba Dilmurat sudah putih, lalu kenapa masih memberinya make up begitu tebal dan seperti memakai topeng? Make up minimalis dan natural lebih cocok untuknya daripada make up tebal yang membuatnya justru terlihat tua.


Wajah Dilraba memang cantik, tapi karena struktur wajahnya terlalu lonjong (bukan dagu runcing tapi wajahnya yang lonjong) jadi membuatnya terlihat lebih dewasa dari usia sebenarnya, istilah kasarnya “ber-MuTu alias BerMuka TUa”. Jadi kalau sampai dia salah mengoleskan make up, jadinya malah terlihat ketuaan.

Berbeda dengan seseorang yang memiliki struktur wajah bulat, yang umumnya memberikan kesan lebih muda dan terlihat imut, seseorang dengan wajah lonjong memang cenderung terlihat “Ber-MuTu”, contoh lainnya adalah Yoona SNSD yang memiliki struktur wajah yang sama dengan Dilraba.

Tapi selain make up Dilraba yang kurang cocok di beberapa episode, untuk alur cerita, pesan moral yang ingin disampaikan (kecuali adegan making love di luar nikah, gak ada pesan moralnya itu. Tidak untuk ditiru!), akting para aktor dan CGI saat bermain game yang terlihat sangat halus dan natural, semuanya layak diacungi jempol.


5. Original Soundtrack.
Entah ada berapa total lagu tema yang ada dalam drama ini, tapi hanya tiga saja yang kusukai, yaitu: Opening Song "Firework Stars", lalu Ending Song "Time Monolog" dan insert song "Fall In Love". Lagu tema "Fall In Love" muncul saat Yu Tu dan Jing Jing kencan naik kapal boat lalu ciuman di tengah danau, tepat sehari setelah mereka pacaran. Itu adegan yang paling kuingat.

Kalau "Time Monolog" itu adalah lagu yang dinyanyikan Qiao Jing Jing saat reuni sekolah. Tapi waktu itu Dilraba lipsync karena lagunya sama persis dengan yang di ending drama. Jadi uda keliatan kalau lipsync karena itu bukan suara Dilraba melainkan original soundtracknya. Adegannya di bawah ini. Inget, kan?


Sebenarnya, di blogku "Asian Stars" yang dihapus oleh Google dengan tidak adil, aku sudah mengartikan semua lagunya, tapi mau gimana lagi kalau semuanya musnah dalam sekejap karena kesalahan sistem T__T *nangis guling-guling* Nanti kalau draftnya ketemu, aku bakal posting ulang.

~~~

Sekian review dariku, jika kalian tidak setuju, harap diingat bahwa semua orang memiliki pendapat masing-masing dan pendapat semua orang tidaklah sama. Darah boleh sama merah, tapi isi kepala setiap orang tidak mungkin sama.

Apa yang menurutku bagus, belum tentu bagi kalian juga bagus, begitu juga sebaliknya. Semuanya tetap kembali ke selera masing-masing orang.

Credit Pict: As Tagged.
Warning:
Tolong jangan dicopy paste seenak jidat tanpa ijin ya! Sakit rasanya waktu tahu ada banyak akun di Youtube yang bikin lagu terjemahan Mandarin dan Korea yang nyomot dari hasil terjemahanku tanpa menyertakan kredit atau namaku sebagai penterjemahnya (mereka nyomot jauh sebelum blog lamaku dihapus). Uda gitu aku gak bisa klaim hak cipta karena blogku "Asian Stars" baru aja dihapus youtube. Itu sangat menyakitkan! Ibarat melihat perampok datang ke rumahku, tapi aku gak bisa apa-apa selain membiarkan rumahku dirampok di depan mataku! Hargailah usaha orang lain! Tolong jangan jadi orang yang gak punya hati nurani! Ingatlah bagi yang islam, "Siapa yang mempersulit orang lain, di neraka mereka akan dipersulit!"