Senin, 28 September 2026

(Profil) Meng Zhi Yi (孟子义) : Pemeran Mu Nian Chi dan Mei Chao Feng Tercantik Sepanjang Masa

Pertama kali mengenal nama Meng Zhi Yi adalah saat dia membintangi serial wuxia Legendaris yang diangkat dari novel terkenal karya Jin Young (Louis Cha) yang berjudul "The Legend Of The Condor Heroes 2017".



Berperan sebagai Mu Nian Chi (Bok Liam Chu) yang merupakan ibu dari Yang Guo (Yoko) dan istri dari Yang Kang (Yo Kang), harus diakui bahwa Meng Zhi Yi adalah Mu Nian Chi tercantik yang pernah ada. Bahkan kecantikannya sukses mengungguli sang pemeran utama Li Yi Tong yang berperan sebagai Huang Rong (Oey Yong).


Meng Zhi Yi sebagai Mu Nian Chi 2017

Sejujurnya sih aku gak suka matanya Li Yi Tong yang seperti orang ngantuk, aku lebih suka mata besar seperti Meng Zhi Yi yang memberikan kesan tegas dan berani. Karena matanya yang seperti orang ngantuk itulah, menurutku Li Yi Tong agak kurang cocok memerankan karakter Legendaris Huang Rong (Oey Yong) yang digambarkan nakal dan cerdas. Tetep di mataku yang terbaik adalah Barbara dan Athena. Itu sebabnya aku lebih suka mantengin wajah cantiknya Meng Zhi Yi.

Sayangnya di awal karirnya, Meng Zhi Yi kerapkali hanya menjadi pemeran pendukung dan bukan pemeran utama. Sayang banget wajah cantik kayak gini disia-siakan.

Namun walau begitu, bisa dibilang bahwa Meng Zhi Yi adalah satu-satunya artis yang membintangi serial legendaris yang sama, yaitu "The Legend Of The Condor Heroes" selama dua kali beruntun dalam versi yang berbeda.

Dalam versi 2017, Meng Zhi Yi berperan sebagai Mu Nian Chi. Sedangkan dalam versi 2024, Meng Zhi Yi berperan sebagai Mei Chao Feng.


Meng Zhi Yi sebagai Mei Chao Feng.

Sebagai Mei Chao Feng pun, Meng Zhi Yi sekali lagi pantas diproklamirkan sebagai pemeran Mei Chao Feng tercantik sepanjang masa. Sebelumnya, karakter Mei Chao Feng selalu digambarkan sebagai antagonis yang jahat, seorang murid pengkhianat yang melarikan diri dari Pulau Bunga Persik bersama kekasihnya, Chen Xuan Feng, setelah mencuri kitab 9 Bulan.

Setelah melarikan dari Pulau Bunga Persik, sepasang kekasih tersebut dikenal dengan nama "
Sepasang Angin Hitam" dan ditakuti oleh orang-orang di dunia persilatan karena dianggap mempelajari sebuah ilmu sesat yang membuat mereka menjadi sangat hebat.

Karena karakternya yang dark itulah, karakter Mei Chao Feng kerapkali digambarkan sebagai wanita setengah baya yang buruk rupa dengan rambut awut-awutan kayak mak lampir. Tonton saja versi-versi sebelumnya kalau gak percaya. Hanya dalam versi 2017 saja, Mei Chao Feng terlihat lumayan cantik.


Mei Chao Feng tercantik sepanjang masa

Namun ternyata setelah itu, muncullah Meng Zhi Yi yang jauh lebih cantik lagi dalam versi 2024. Baru kali ini ada Mei Chao Feng yang wajahnya kayak Ratu kecantikan. Apalagi dalam bagian prekuel yang berjudul "Duel on Mount Hua : The Nine Yin True Sutra (华山论剑之九阴真经)" diceritakan juga kisah hidup Mei Chao Feng yang mengenaskan.

Makin sedih aja ngeliat Mei Chao Feng versi Meng Zhi Yi. Membuatku ingin berseru "Mei Chao Feng berhak bahagia!" Tapi tentu saja gak bisa, karena takdir Mei Chao Feng sudah ditentukan sejak awal novel "The Legend Of The Condor Heroes" ini ditulis oleh mendiang Kakek Jin Young (Louis Cha). Karena penulisnya uda meninggal dunia, jadi sudah tentu novelnya gak bisa diubah lagi.

Baiklah, untuk kalian yang gak kenal siapa itu Meng Zhi Yi atau gak nonton "The Legend Of The Condor Heroes 2017" atau "The Legend Of Heroes 2024", yuk kenalan dulu sama Meng Zhi Yi.


Profil :
Nama : Meng Zhi Yi (孟子义)
Nama barat : Zoey.
Asal negara : China.
Tinggi : 170 cm.
Berat : 47 kg.
Tempat lahir : Chang Chun, Ji Lin - China.
Tanggal lahir : December 5, 1995.
Profesi : Aktris.
Pendidikan : Beijing Film Academy.
Agency : Zhejiang Yongle Pictures Limited.

Drama TV:
* 2016 : Legend of the Fool 2 (傻儿传奇之抗战到底) - Mei Ying.
* 2016 : God of War, Zhao Yun (武神赵子龙) - Shi Yan (Support role)
* 2016 : People's Prosecutor (人民检察官) - Zhou Wen Wen (Main role)
* 2017 : The Legend of the Condor Heroes (射雕英雄传) - Mu Nian Chi (Support role)
* 2017 : Ensanguined Youth (血染大青山) - Lin Qing Yue (Support role)
* 2017 : Season Love (何所冬暖,何所夏凉) - Yang Ya Li (Support role)
* 2018 : Double Life (内衣先生) - Xu Meng Meng (Main role)
* 2018 : Starlight (那抹属于我的星光) - Su Yan (Main role)
* 2018 : All Out of Love (凉生,我们可不可以不忧伤) - Ning Wei Yang (Support role)
* 2018 : Ever Night (将夜) - Ye Hong Yu (Main role)
* 2019 : The Untamed (陈情令) - Wen Qing (Support role)
* 2020 : Rebirth of Shopping Addict (我不是购物狂) - Gao Yang (Main role)
* 2020 : Charming and Countries (十国千娇) - Fu Yu Sheng (Main role) 
* 2020 : The Legend of Xiao Chuo (燕云台) - Li Si (Support role)
* 2021 : Da Lang Tao Sha (大浪淘沙) - Lin Fan (Support role)
* 2021 : Sword Snow Stride (雪中悍刀行) - Hong Shu (Support role) 
* 2022 : Heroes (说英雄谁是英雄) - Lei Chun (Main role)
* 2022 : Immortal Samsara (沉香如屑·沉香重华) - Zhi Xi (Main role)
* 2023 : Royal Rumours (花琉璃轶闻) - Hua Liu Li (Main role)
* 2023 : Parallel World (西出玉门) - Long Zhi (Support role)
* 2024 : The Legend of Heroes (金庸武侠世界) - Mei Chao Feng (Support role)
* 2024 : Duel on Mount Hua - The Nine Yin True Sutra (华山论剑之九阴真经) : Mei Chao Feng/Mei Ruo Huo (Main role, 8 eps)
* 2024 : Snowfall (冰雪谣) - Wei Qiu (Guest role)
* 2024 : Blossom (九重紫) - Dou Zhao (Main role)
* 2025 : Love in Pavilion (淮水竹亭) - Qing Mu Yuan (Support role)
* 2025 : The Princess's Gambit (桃花映江山) - Jiang TaoHua/Princess Cheng Ping (Main role)
* 2025 : Sword and Beloved (天地剑心) - Qing Mu Yuan (Guest role)
* 2026 : Blossoms of Power (百花杀) - Shen Xi He/Gu Qing Zhi (Main role)

Drama yang akan tayang:
* Tigers Sniff the Rose (尚公主) - Mu Wan Yao/Princess Dan Yang (Main role)
* San Xian Mi Hui (天地剑心) -Yi Sa (Main role)
* Empress Reborn (将门独后) - Shen Miao (Main role)
* Endless Summers (爱在无尽夏) - Hao Nian (Main role)
* The Great Pei (了不起的裴千户) - Ming Yue Nu (Main role)
* Beautiful Lantern Festival (上元锦绣) - Xin Xiao Jiu (Main role)
* Have It All (一手摘星,一手捶地) - He Feng/Xiao Qi Tang (Main role)

Film:
* 2019 : The Captain (中国机长) - Female passenger in business class (Cameo)
* 2021 : The Kingdom of Women (镜花缘之决战女儿国) - Ruo Shui (Main role)
* 2024 : Moments We Shared (云边有个小卖部) - Tang Tang (Support role)

Variety show:
* 2016 : Grade One Freshman (一年级·毕业季) - Cast member.
* 2023 : Natural High (现在就出发) - Recurring member.

TV Series Theme Songs :
* 2024 : Ost Blossom - Zhao Zhao Mo Mo (昭昭墨墨) with Li Yun Rui.


Meng Zhi Yi (孟子义) atau yang memiliki barat Zoey Meng ini lahir di Chang Chun, Ji Lin – China pada tanggal 5 Desember 1995. Artis cantik pemeran Mu Nian Chi (Bok Liam Chu) 2017 ini merupakan alumni dari Beijing Film Academy.

Menurut pengakuan Meng Zhi Yi, saat dirinya masih menempuh pendidikan di Beijing Film Academy, dia pernah terpilih sebagai “Mahasiswi Paling Cantik” dalam sebuah voting “Siapakah Mahasiswi Tercantik di Kampus Ini?” yang diadakan di kampusnya. Yang akhirnya membuat Meng Zhi Yi mendadak menjadi populer di kampusnya dan mendapat julukan “Mahasiswi dengan wajah paling cantik dan Fresh”.

Pada tahun 2014, setelah lulus dari Beijing Film Academy, Meng Zhi Yi mulai membintangi serial drama wuxia pertamanya yang berjudul “God Of War Zhao Zhi Long/Chinese Hero Zhao Zhi Long” yang ditayangkan tahun 2016 di RTV.


Meng Zhi Yi sebagai pelayan cantik, Shi Yan.
Kecantikan yang tersia-siakan, secantik ini cuma dijadikan babu.

Dalam serial Wuxia Historical Drama “God Of War Zhao Zhi Long” ini, Meng Zhi Yi berperan sebagai seorang pelayan cantik bernama Shi Yan, yang merupakan pelayan dari karakter yang diperankan oleh Yoo Na. Selain Meng Zhi Yi, serial sepanjang 49 episode ini dibintangi oleh Lin Geng Xin, Im Yoo Na Girls Generation, Kim Jeung Hoon (Princess Hours), dan Guli Nazha.

Pada tahun 2014 pula, Meng Zhi Yi mulai bergabung dengan Agensi Zhejiang Yongle Pictures Limited. Lalu pada tahun 2015, dia membintangi serial kedua berjudul “Ares Ensanguined Youth/Chan Shen Che Sue Ran Te Ching Chuen (战神之血染的青春)”. Di mana dalam serial sepanjang 50 episode yang juga dibintangi oleh Justin Yuan Hong ini, Meng Zhi Yi berperan sebagai Lin Qing Yue, seorang gadis nelayan yang cantik jelita.

Pada Oktober 2015, Meng Zhi Yi membintangi serial ketiganya yang berjudul “Prosecutor”, di mana dalam serial drama modern sepanjang 40 episode ini dia berperan sebagai Zhou Pheng Pheng, seorang pengacara muda yang cantik.

Pada Januari 2016, Meng Zhi Yi mencoba memerankan karakter antagonis dalam serial drama sepanjang 46 episode berjudul “The Legend Of Silly Children” yang bertema peperangan revolusi di jaman penjajahan Jepang, di mana Meng Zhi Yi berperan sebagai seorang mata-mata Jepang yang dijuluki “The Killer Phantom”. Lalu serial perdananya, “God Of War Zhao Zhi Long” pun telah resmi ditayangkan di stasiun TV China.


Dan setelah membintangi berbagai peran kecil tersebut, bintang keberuntungan akhirnya menaungi Meng Zhi Yi ketika Huace Media & Perfect Picture and Media Group selaku Produser dari adaptasi terbaru “The Legend Of The Condor Heroes” mempercayakan peran Legendaris Mu Nian Chi (Bok Liam Chu) kepadanya.


Memerankan karakter seorang gadis desa yang digambarkan sangat cantik (emank cantik sih), lemah lembut, baik hati, sabar dan setia, namun keras kepala jika menyangkut cintanya pada Yang Kang (Yo Kang). Memerankan tokoh legendaris Mu Nian Chi (Bok Liam Chu) tentu bukanlah sebuah tugas yang mudah bagi Meng Zhi Yi.

Selain karakter Guo Jing dan Huang Rong, karakter Mu Nian Chi (Bok Liam Chu) tentu juga merupakan salah satu peran yang tentu sangat diidamkan oleh semua aktris untuk bisa memerankannya. Namun untunglah kerja keras Meng Zhi Yi tidak sia-sia karena dia memang sangat cocok memerankan karakter Mu Nian Chi ini dan bahkan berkat kesuksesannya memerankan Mu Nian Chi, Meng Zhi Yi sekali lagi mendapatkan undangan untuk berpartisipasi dalam versi terbaru "The Legend Of The Condor Heroes 2024" dan berperan sebagai Mei Chao Feng.

Ya walaupun aku berharap dia bisa naik pangkat jadi Huang Rong, tapi ya sudahlah, Meng Zhi Yi kayaknya kurang beruntung karena banyakan jadi pemeran pendukung mulu. Dia adalah si cantik yang kurang beruntung. Tapi gpplah, Mei Chao Feng versi Meng Zhi Yi adalah Mei Chao Feng paling keren yang pernah ada. Jadi kasian sama Mei Chao Feng versi berikutnya kalau gini.


Reputasi & Popularitas:
Meng Zhi Yi di tahun 2026 dinilai semakin bersinar karena berhasil membintangi sejumlah drama yang menempatkannya sebagai pemeran utama dan tak lagi pemeran pendukung seperti sebelumnya.

Karakter aslinya yang blak-blakan, santai (松弛感/loose state), dan apa adanya di berbagai acara maupun media sosial membuatnya semakin disukai oleh publik. Selain itu, ia juga masuk dalam jajaran Top 10 Aktris Drama Kolosal Tercantik dalam 3 tahun terakhir berkat visualnya yang dinilai sangat cocok mengenakan pakaian tradisional China.

Perkembangan Proyek Drama:
Tahun 2026 menjadi tahun yang besar bagi Meng Ziyi dengan rilisnya drama baru serta pengumuman beberapa proyek sekaligus:
1. (百花杀》 (Blossoms of Power) — Sudah Tayang.
Drama wuxia/politik kerajaan ini resmi ditayangkan di Tencent Video pada 9 Juli hingga 3 Agustus 2026. Meng Zhi Yi menjadi pemeran utama wanita sebagai 沈汐和 (Shen Xi He/Putri Zhao Ning), seorang ahli wewangian dalam plot perebutan kekuasaan, beradu akting dengan aktor He Yu.

2.《爱在无尽夏》 (Love in the Endless Summer) — Sedang Syuting.
Drama ini menandai kembalinya Meng Zhi Yi ke genre drama modern (idola) setelah 6 tahun absen. Ia berpasangan dengan Ding Yuxi dan berperan sebagai Hao Nian. Proses syuting dimulai pada akhir Agustus 2026 di Guangzhou. Sempat beredar rumor di internet bahwa ia sering tertawa saat syuting (ngakak/笑场) sehingga menghambat proses, namun tim produksi langsung mengklarifikasi pada September 2026 bahwa video tersebut dipotong dari momen santai setelah selesai syuting.

3.《尚公主》 (Tigers Sniff the Rose) — Siap Tayang (Backup/Pre-broadcast).
Drama kolosal romantis-politik ini telah menyelesaikan proses syuting dan per September 2026 dilaporkan telah memasuki tahap promosi akhir (persiapan tayang) dan ditargetkan rilis akhir tahun 2026. Di drama ini ia berperan sebagai Putri Mu Wan Yao dan beradu akting untuk ketiga kalinya dengan Li Yun Rui.

4.《将门独后》(
Empress Reborn) — Baru Memulai Syuting.
Pada akhir Februari 2026, Meng Zhi Yi juga resmi mengumumkan dimulainya proses syuting drama kolosal barunya ini melalui akun Weibo pribadinya.


Aktivitas Penggemar & Acara Publik
1. Fan Meeting Pertama di Luar Negeri (Bangkok, Thailand):
Pada 9 Agustus 2026, Meng Zhi Yi menggelar fan meeting individu luar negeri pertamanya di Bangkok. Kedatangannya di bandara Suvarnabhumi sempat menjadi tren di media sosial (viral karena kecantikannya pada foto tanpa filter/生图 oleh media Thailand). Di acara tersebut, ia menyanyikan lagu secara live (full mic) dan berinteraksi dekat dengan fans lokal.

2. Acara Weibo Wondrous Voyage:
Pada awal Agustus 2026, ia menghadiri acara offline Weibo dan tampil memukau mengenakan gaun Haute Couture hitam bertabur mutiara rancangan Celia Kritharioti. Dalam wawancaranya, ia menyatakan sangat mencintai profesinya sebagai aktris karena setiap karakter mendokumentasikan fase hidupnya yang berbeda.

Sukses selalu untuk si cantik Meng Zhi Yi.

Ditulis oleh: Liana Hwie.
Credit : Wikipedia + berbagai sumber.

Credit Pict : As Tagged (All pictures belongs to owner)
Warning: DILARANG MENCOPAS TANPA IJIN DARI PENULIS !!! REPOST WITH FULL CREDITS !!!

Sabtu, 26 September 2026

(Profil) William Yang Xuwen, "Guo Jing" Paling Tampan Sepanjang Masa

Pertama kali mengenal nama "William Yang Xuwen" adalah saat dia terpilih untuk membintangi serial legendaris "The Legend Of The Condor Heroes 2017" dan berperan sebagai karakter legendaris, Pahlawan Besar "Guo Jing (Kwee Cheng)".


Oh ya, ANTV dulu pernah menayangkan "The Legend Of The Condor Heroes 2017" ini setiap senin-jumat pukul 22.00 - 00.00 WIB, mulai tanggal 8 Mei 2023. Walaupun aku sudah pernah menontonnya di DVD, namun demi mendukung Guo Jing agar ratingnya naik, aku tetap belain nonton ulang di ANTV. Demi William Yang, aku rela begadang setiap hari.


William Yang, the most handsome Guo Jing

Sebagai penggemar berat Guo Jing, aku selalu menantikan versi adaptasi terbaru dari serial wuxia legendaris yang diangkat dari novel terkenal karya Jin Young (Louis Cha) ini.

Sejak versi 1983 yang mempertemukan Felix Wong Yat Wah dan mendiang Barbara Wong Mei Ling (Barbara Yung), aku selalu menantikan versi-versi berikutnya. Namun sayang, selain versi 1994 yang dibintangi oleh Julian Cheung dan Athena Chu, aku kurang menyukai versi adaptasi yang lain.

LOTCH 2008 yang dibintangi oleh Hu Ge dan Ariel Lin cukup lumayan sih, hanya saja aku terganggu dengan rambut gimbalnya Hu Ge dan alur cerita yang dirombak abiz dan jauh banget dari versi novelnya, memberikan kesan seolah-olah ini bukan versi terbaru "The Legend Of The Condor Heroes" melainkan sebuah Fanfiction dari novel tersebut. Aneh gitu, melenceng jauh.


William Yang sebagai Guo Jing 2017


Itulah sebabnya sejak berhembus kabar bahwa di tahun 2017 akan dibuat versi terbarunya, aku sudah standby di weibo sejak tahun 2016 dan memantau perkembangannya setiap hari. Berharap versi 2017 jauh lebih baik dari versi-versi sebelumnya. Dan akhirnya rasa penasaranku terjawab setelah pihak rumah produksi merilis daftar pemainnya. Begitu melihat karakter favoritku diperankan oleh aktor berwajah rupawan, barulah aku merasa lega dan merasa penantianku tidaklah sia-sia.

Sebagai penggemar visual, menurutku pribadi, hanya ada dua aktor pemeran Guo Jing yang sesuai dengan kriteriaku yaitu Julian Cheung dan William Yang Xuwen. Keduanya adalah aktor berwajah rupawan, namun walau sama-sama berwajah rupawan, mereka memiliki type ketampanan yang berbeda.


Julian Cheung sebagai Guo Jing 1994

Di mataku, Julian Cheung itu gantengnya manis dan imut, sementara William Yang gantengnya polos dan menggemaskan seperti remaja baru gede. Sangat cocok dengan karakter Guo Jing yang diceritakan berusia 18 tahun dan masih remaja. Oh ya, William Yang yang memiliki tinggi 188 cm juga tercatat sebagai Guo Jing yang paling tinggi di antara para pemeran Guo Jing yang lain. Klop deh, udah yang paling ganteng plus paling tinggi pula.


William Yang dengan kostum Guo Jing dalam rangka promosi drama.

William Yang, yang terlahir dengan nama Yang Xu Wen (杨旭文), pada tanggal 2 April 1994 ini lahir di Nanjing, Propinsi Jiangsu, China. Pria muda berwajah tampan dan memiliki tinggi badan 188 cm ini lulus dari Central Academy of Drama pada tahun 2012.

Pada saat terpilih untuk membintangi "The Legend Of The Condor Heroes 2017" ini dia masih merupakan aktor pendatang baru alias New Comer, dan masih belum memiliki banyak karya. Mungkin jika tidak terpilih sebagai Guo Jing 2017, aku pun tidak akan pernah mengenal William Yang.

William mengawali karirnya di dunia hiburan China saat tampil dalam drama “Beauty Maker” pada Juli 2014, lalu pada bulan Agustus di tahun yang sama, dia juga tampil dalam serial bergenre suspended-thriller bersama artis dan aktor dari suku Uyghur, yaitu Merxat dan Dilraba Dilmurat dalam drama sepanjang 11 episode yang berjudul “Backlight Of Love/Love Against The Light”.


Masih di tahun 2014, pada bulan Oktober dia juga membintangi sebuah drama berjudul “The Evil Boss”. Lalu pada Januari 2015, untuk yang pertama kalinya dia tampil dalam sebuah produksi film layar lebar berjudul “New York New York”. Bulan Oktober 2015, dia kembali membintangi serial Idola berjudul "Agni Ocean". November 2015, dia muncul dalam proyek kerja sama China dan Korea Selatan yang berjudul “Villain Must Die/Bad Guy Must Die”.

Dan pada Januari 2016, dia kembali tampil dalam serial wuxia berjudul "The Legend Of Chusen (Zhu Xian Yun Zhi)", namun dalam serial tersebut William hanya berperan sebagai pemeran pendukung dan beradu akting dengan Zhao Li Ying, Li Yi Feng dan pemain top China lainnya seperti Yang Ming Na, Zhong Feng Yan dll.


William Yang sebagai Guo Jing 2017.

Dan setelah membintangi berbagai peran kecil tersebut, barulah bintang keberuntungan sedang menaungi William ketika Huace Media & Perfect Picture and Media Group selaku Produser dari adaptasi terbaru “The Legend Of The Condor Heroes 2017” mempercayakan peran Legendaris Guo Jing kepadanya.

Memerankan karakter pemuda lugu, baik hati, polos, namun berani dan bersifat ksatria ini tentu bukanlah sebuah tugas yang mudah bagi William. Karakter Guo Jing merupakan salah satu peran yang tentu sangat diidamkan oleh semua aktor untuk bisa memerankannya. Dan untunglah William Yang mampu memerankannya dengan sempurna dan sukses membawakan karakter Guo Jing menurut versinya.



Profile.
Nama asli : Yang Xu Wen (杨旭文).
Nama barat : William.
Negara asal :China.
Kebangsaan : Han.
Zodiak : Aries.
Tinggi : 188 cm.
Berat : 74 kg.
Tempat lahir : Nanjing, Propinsi Jiangsu.
Tanggal lahir : 2 April 1994.
Profesi : Aktor.
Pendidikan : Central Academy of Drama.
Agency : Huayi Brothers Culture Brokerage Co.


Drama:
* 2014 : Cosmetology High (美人制造) - Liu Gong Zi.
* 2015 : The Backlight of Love (逆光之恋) - Zhao Qian Qiu (Web series)
* 2016 : Noble Aspirations (青云志) - Qing Long.
* 2016 : Noble Aspirations 2 (青云志2) - Qing Long.
* 2017 : The Legend of the Condor Heroes (射雕英雄传) - Guo Jing.
* 2018 : Excellent Investor (金牌投资人) - Fang Yubin.
* 2018 : Ghost Catcher Zhong Kui’s Record (钟馗捉妖记) - Zhong Kui.
* 2019 : Anti-Terrorism Special Forces III (反恐特战队之天狼) - Qin Xiao Yang.
* 2019 : Horrible Bosses (恶老板) - Wang Zijin.
* 2021 : The Memory about You (半暖时光) - Shen Hou.
* 2021 : Crossroad Bistro (北辙南辕) - Liu Liang Zhou (Support Role).
* 2022 : Strange Tales of Tang Dynasty (唐朝诡事录) - Lu Ling Feng.
* 2022 : Love in Time (我的秘密室友) - He Zheng Yu.
* 2023 : Scent of Time (为有暗香来)- Xu Ming (Cameo).
* 2024 : Eternal Brotherhood Season 1 (紫川·光明三杰) - Zi Chuan Xiu.
* 2024 : Strange Tales of Tang Dynasty 2: To the West (唐朝诡事录之西行) - Lu Ling Feng.
* 2024 : Duel of Shadows (黑白诀) - Han Zhi Fei.
* 2025 : Contenders (狮城山海) - Liu Zhen Dong.
* 2025 : The Great Lin Qian Jin (了不起的林千金) - Li Yan.
* 2025 : Eternal Brotherhood Season 2 (紫川之光明王) - Zi Chuan Xiu.

Drama yang akan tayang:
* Strange Tales of Tang Dynasty 3: To Chang'an (唐朝诡事录之长安) - Lu Ling Feng
* Black and White Bureau (黑白局) - Zhan Peng.

Film :
* 2015 : Bad Guys Always Die (坏蛋必须死) - Pa-pa.
* 2016 : New York New York (纽约, 纽约) - A Kun.
* 2021 : If At First (如果有当初) - Huang Yao Zu.

TV Show :
* Keep Running (Season 5)
* Happy Camp (Eps 990) : Guest Star


Berikut adalah beberapa rangkuman kabar dan aktivitas terbaru William Yang (Yang Xuwen) September 2026:
* Drama:
William Yang baru saja merilis teaser dan terlibat dalam proyek drama kostum terbaru iQIYI berjudul "Tian Xing Jiu Ge Zhi Ju Shi Wu Shuang (天行九歌之举世无双)" yang diumumkan pada acara iQIYI preview/conference bulan September 2026. Dalam drama tersebut, dia berperan sebagai pemeran utama bernama Han Feng.

* Penghargaan :
William Yang baru saja memenangkan penghargaan sebagai "Aktor Paling Populer Tahun Ini" di ajang "Jinshulin Blooming Night (2026深圳金树林绽放之夜)" berkat penampilannya dalam serial populer "Strange Tales of Tang Dynasty (Tang Chao Gui Shi Lu)" pada Maret 2026.

* Aktivitas Mode & Komersial:
Pada awal tahun hingga pertengahan 2026 ini, William Yang aktif menghiasi berbagai majalah (seperti sampul majalah Fashion Traveller/时尚旅游) dan hadir di berbagai acara jenama fesyen ternama seperti Seven Wolves dan Penfolds.

Ditulis oleh : Liana Hwie.
Credit Pict: As tagged (all photos belongs to owners).

-------000------------

Warning :
Dilarang MENG-COPY PASTE TANPA IJIN TERTULIS DARI PENULIS! Siapa yang berani melakukannya, aku akan menyumpahi kalian SIAL 7 TURUNAN!

Semua artikel dan terjemahan lagu dalam blog ini adalah murni hasil pikiranku sendiri, kalau ada yang berani meng-copy paste tanpa menyertakan credit dan link blog ini sebagai sumber aslinya dan kemudian mempostingnya ulang di mana pun, apalagi di Youtube, kalau aku mengetahuinya, aku gak akan ragu untuk mengajukan "Strike" ke channel kalian. Dan setelah 3 kali Strike, bersiaplah channel kalian menghilang dari dunia Per-Youtube-an!

Jumat, 18 September 2026

(Profil) Chen Zhe Yuan, si ganteng pemeran "Duan Jia Xu" di Hidden Love

Chen Zhe Yuan, sebuah nama yang awalnya kurang dikenal publik ini mendadak menjadi tenar dalam sekejap berkat perannya dalam sebuah serial drama China popular, berjudul “Hidden Love (偷偷藏不住)” pada tahun 2023. Jujur saja, sebelum menonton serial drama China “Hidden Love (偷偷藏不住)” di NET TV, aku pun sebelumnya tidak mengenal siapa itu Chen Zhe Yuan. Thanks to NET TV (walau sekarang sudah bangkrut), karena telah memperkenalkanku dengan Chen Zhe Yuan.





Tanpa “Hidden Love (偷偷藏不住)”, aku takkan pernah tahu ada seorang aktor ganteng asal China bernama Chen Zhe Yuan. Bagiku, Yuan seperti "Hidden Gems" alias "Permata Yang Tersembunyi" yang sedang menunggu orang-orang menemukan kilaunya.

“Hidden Love (偷偷藏不住)” yang diangkat dari web Novel berjudul “Secretly, Secretly : But Unable To Hide It” karangan Zhu Yi ini berhasil melambungkan nama Chen Zhe Yuan. Bagaikan meteor yang melesat cepat, Yuan dengan cepat menjadi idola banyak orang, khususnya penonton international.



Berperan sebagai Duan Jia Xu, seorang pria muda yang tak hanya berparas tampan, namun juga sangat pintar dan memiliki kepribadian yang menyenangkan, awalnya dia adalah sosok “kakak laki-laki (Gege)” yang baik untuk Sang Zhi, sang karakter wanita dalam drama. Namun seiring waktu, kekaguman tersebut berubah menjadi cinta tersembunyi Sang Zhi terhadap Duan Jia Xu.

Dikenal luas sebagai karakter
PALING GREEN FLAG (the GREENEST FLAG ever) di dunia per-drachin-an, tak salah jika karakter Duan Jia Xu ini membuat banyak kaum hawa yang awalnya adalah K-popers dan K-Drama Lovers klepek-klepek dan akhirnya oleng ke China Daratan.



Jujur saja, Duan Jia Xu memang merupakan sosok "suami idaman" bagi setiap wanita yang mendambakan seorang pria baik hati, rendah hati, bekerja keras, pintar, bertanggungjawab, setia, sayang sama pasangan, serta bonusnya: tampan. Siapa coba yang gak mau punya suami modelan gini?

Hanya saja sayangnya, Duan Jia Xu hanya ada di dalam drama saja *sigh* Duan Jia Xu terlalu indah untuk jadi nyata.
He is too good to be true. 

Sebenarnya, sebelum sukses dengan 
“Hidden Love (偷偷藏不住)” yang terkenal di mancanegara, Yuan telah banyak membintangi serial drama maupun film, salah satu yang paling terkenal dan mendapatkan rating tinggi selain “Hidden Love (偷偷藏不住)” adalah “The Handsome Siblings (2020)” yang ditayangkan di CCTV dan bahkan karena kesuksesannnya hingga ditayangkan ulang berkali-kali.



Dalam serial drama itu, Yuan berperan sebagai “Xiao Yu Er (si ikan kecil)”, salah satu dari "Pendekar Kembar (Xiao Yu Er dan Hua Wu Qie)", sebuah karakter legendaris yang sebelumnya diperankan oleh Jimmy Lin (2002) dan Dicky Cheung (2005) bahkan Tony Leung di era TVB tahun 1990-an. Judul adaptasi lain dari drama ini adalah "The Proud Twins" atau "The Legendary Siblings".

Berkat bakat aktingnya yang luar biasa, Yuan mampu membawakan karakter Xiao Yu Er dengan sempurna, dan bahkan diklaim sebagai “
Xiao Yu Er Terbaik” oleh para kritikus drama. Yuan berhasil membawa keluar aura lucu, cerdik dan nakal dari seorang Xiao Yu Er. 

Tak hanya “
The Handsome Siblings (2020)”, drama Chen Zhe Yuan yang cukup menarik perhatian penonton adalah "Mr Bad" dan "Our Secret". Didukung dengan wajahnya yang tampan, kehadiran Chen Zhe Yuan di layar kaca selalu berhasil menarik perhatian penonton, selain tentu saja, bakat aktingnya dan kemampuannya dalam menghidupkan karakter-karakter yang diperankannya. 

Seiring dengan kesuksesan “
Hidden Love (偷偷藏不住)”, sosok Chen Zhe Yuan juga tengah banyak dibicarakan oleh para penikmat drama di Indonesia. Singkat kata, Chen Zhe Yuan berhasil membuat para penonton terpesona berkat karakternya sebagai “Duan Jia Xu”.


Chen Zhe Yuan as Duan Jia Xu dalam "Hidden Love (2023)"


Dan walaupun saat ini, ada versi adaptasi lain dari "Hidden Love" yang baru dirilis pada tahun 2025 lalu berjudul "Hidden Love For You" dan secara otomatis ada Duan Jia Xu versi lain selain Chen Zhe Yuan, bagiku, Chen Zhe Yuan are the BEST DUAN JIA XU for me and NO ONCE CAN REPLACE HIM.

Terbukti dengan fakta yang menunjukkan bahwa pemeran Duan Jia Xu versi 2025 tidak mendapatkan ketenaran dan popularitas seperti yang didapatkan oleh Chen Zhe Yuan sebelumnya, jangankan mengingat siapa namanya, bahkan wajahnya saja aku lupa. Bagaimana dengan kalian? Apakah kalian tahu tentang "
Hidden Love" versi 2025 ini? Atau malah gak tahu sama sekali sebelum membaca artikel ini?

Bagiku Duan Jia Xu yang asli hanyalah Duan Jia Xu dalam "
Hidden Love (2003)". Drama "First Frost" gak dihitung ya karena karakter Duan Jia Xu hanya pemeran pendukung, bukan pemeran utama.


Profil
Nama : Chen Zhe Yuan (Chinese: 陈哲远)
Tempat lahir : Shenzhen, Guangdong, China.
Tanggal lahir : October 29. 1996.
Zodiak : Scorpio.
Pendidikan : Shenzhen University.
Profesi : Actor, singer.
Tinggi : 182 cm.
Berat : 62 kg.
Golongan Darah : AB.
Kebangsaan : China.
Tahun Aktif : 2015 - sekarang.
Agency : Gramarie.
Weibo : 陈哲远-

Filmography :
Drama Series :
2017 : All About Secret (IQIYI) as Duan Bowen (Main Role)
2018 : The Legend Of Zhu 2 (Zhe Jiang Television) as Yu Yin Qi
2018 : She is Beautiful (Mango TV) as Lu Xiao Wei (Supporting Role)
2018 : Hello Dear Ancestor (IQIYI) as Zhen Jun (Main Role)
2020 : Handsome Siblings (CCTV and Netflix) as Jiang Xiao Yu aka Xiao Yu Er (Main Role)
2020 : Renascence (IQIYI) as Ye Jun Qing/Prince Su
2021 : Twelve Legends of Bai YuShu (Youku) as Cameo (Eps 1 dan 2)
2021 : Our Secret (Mango TV) as Zhou Si Yue (Main Role)
2022 : Mr. Bad (IQIYI) as Xiao Wu Di (Main Role)
2023 : Hidden Love (Youku and Netflix) as Duan Jia Xu (Main Role)
2023 : The Princess And The Werewolf (Youku) as Kai Mulang (Main Role)
2023 : Chinese Paladin 4 as Yun Tian He (Main Role)
2024 : Dark Night and Dawn as Lin Shao Bai (Main Role)
2025 : White Olive Tree as Li Zan (Main Role)
2025 : Fated Hearts as Feng Sui Ge (Main Role)
2026 : Royal Betrothal as Ying Gua (Main Role)
2026 : Chasing Dreams as Tang Qian Zhi (Main Role)
2026 : Light the Dark as Chen Shan (Main Role)

Upcoming Dramas :
2027 : Tales of the Floating World as Ao Chi (Main Role)
2027 : Rivals
2027 : Echoes

Drama Yang Masih Tidak Diketahui Nasibnya :
* Winner Is King (Tencent Video) as Chang Geng (kabarnya batal rilis karena bertema LGBT aka H0mbr3ng)
* The Golden Hairpin as Yu Xuan (Supporting Role)

Film Layar Lebar :
2018 : Miss Puff as Wang Han (Main Role)
2021 : Detective Chinatown 3 as Noda Koji (Guest Role)


Variety Show :
2015 : King Of Pop (IQIYI)
2018 : Super Novae Games (Tencent Video), Team Guangdong
2020 : Wonderful Little Forest (Mango TV), eps 6-12
2020 : Super Novae Games (Tencent Video), Team Actors
2022 : The Feast (Zhe Jiang Television), Host
2022 : Keep Running, Let’s Build a better life (Zhe Jiang Television), Guest Star, Eps 7-8
2023 : Youth Periplous Season 4 (Zhe Jiang Television), Cast Member

Discography :
2017 : Secret (秘密), Ost All About Secret
2018 : Fried Chicken Fried Problems (炸鸡炸烦恼), Ost The Legend Of Zhu 2
2018 : Just Like You (就是喜欢你), Ost The Legend Of Zhu 2
2020 : I Don’t Believe You (别轻易相信), Ost Detective Chinatown 3
2022 : Be My Warrior (做我的勇士) with Shen Yue, Ost Mr Bad

Penghargaan:
2020 : Hengdian Film and TV Festival of China - Future Star
2020 : 12th China TV Drama Awards - Most Promising Actor of the Year (Handsome Siblings)
2022 : Weibo TV & Internet Video Summit -New Actor of the Year
2022 : Weibo Night - Improved Actor of the Year





Perjalanan karier Chen Zhe Yuan bisa dirangkum sebegai berikut:
* Debut Awal (2015):
Memulai karier hiburannya dengan mengikuti ajang pencarian bakat King of Pop dan debut sebagai anggota boy group Mr. BIO.

* Debut Akting (2017):
Beralih ke dunia akting dan membintangi drama remaja pertamanya berjudul "All About Secrets".

* Mulai Dikenal (2020–2022):
Mendapat perhatian luas lewat perannya sebagai "Xiao Yu'er" dalam drama wuxia "The Handsome Siblings (2020)", lalu membintangi "Our Secret (2021)" dan "Mr. Bad (2022)".

* Puncak Popularitas (2023):
Namanya meroket secara global berkat perannya sebagai Duan Jiaxu dalam drama romantis populer “Hidden Love (偷偷藏不住)” bersama Zhao Lusi.

* Karya Terbaru:
Terus aktif membintangi berbagai genre drama populer seperti "Dark Night and Dawn, Sword and Fairy 4, The White Olive Tree", hingga "Fated Hearts".


Oh ya, menurutku Yuan gak cocok jadi penyanyi sih ya. Suaranya Yuan, jujur saja agak kurang sopan di telinga, kayak cempreng-cempreng gimana gitu, gak ramah sama sekali masuk di telinga. Aku fans, tapi aku bukan fans yang fanatik buta sampai suara gak enak pun tetep ngotot memuji merdu. Nggak! Aku fans yang obyektif dan netral, nggak enak ya tetep kubilang gak enak! Daripada dihina dan dikatain haters, bukankah lebih baik sadar diri dulu aja, biar sekalian haters gak ada bahan untuk menghina lagi.

Yuan bakatnya di akting, bukan di nyanyi. Beralih profesi menjadi aktor adalah keputusan terbaik yang pernah dia ambil. Karena kalau dia ngotot bertahan sebagai penyanyi, aku yakin sekarang dia pasti menuai banyak hujatan karena suaranya yang sangat tidak ramah untuk telinga tapi memaksakan diri untuk menyanyi. Jadi aku sangat menghargai keputusannya untuk mengenali potensi dan bakatnya yang lain dan tidak memaksakan diri di "bidang" tertentu di mana dia tidak punya bakat untuk itu. 


Chen Zhe Yuan as Li Xiong/Kui Mu Lang dalam "The Princess and The Werewolf"

Untuk drama yang pernah dibintangi oleh Chen Zhe Yuan, selain “Hidden Love (偷偷藏不住)”, yang pernah kutonton dan menurutku bagus adalah "The Princess and The Werewolf, The Handsome Siblings" dan Chinese Paladin 4 (Sword and Fairy 4)". Sedang untuk "Mr Bad", aku gak suka. Menurutku alurnya biasa aja dan aktingnya Yuan kaku di drama itu. Kalau bukan karena NET TV menayangkan gratis di TV, aku mungkin tidak tertarik untuk menonton "Mr Bad".

Jujur sih, aku lebih suka Yuan mengenakan Hanfu alias kostum kuno dan berperan sebagai Raja atau Pangeran, karena aura kerennya lebih terasa. Apalagi kalau dengan wig rambut panjang dikuncir tengah seperti style-nya Li Xiong di "
The Princess and The Werewolf" dan Yun Tian He di "Chinese Paladin 4" sejak episode pertengahan. Aura gantengnya makin tumpah-tumpah. Dan aku kurang suka Yuan membintangi drama bergenre era pertengahan seperti "White Olive Tree" atau "Dark Night and Dawn".

Chen Zhe Yuan as Yun Tian He dalam "Chinese Paladin 4"

Di mataku, Yuan lebih ganteng pake poni atau rambut panjang dikuncir tengah ala Pangeran atau Raja dalam serial 
Wuxia. Singkat kata, Yuan lebih ganteng dan cocok mengenakan hanfu alias kostum silat (kungfu klasik). Xianxia, wuxia, xuanhuan, fantasy, atau apa pun lah kalian menyebut namanya, pokoknya kostum kuno rambut panjang seperti contoh foto-foto di atas gitu deh. Kalau gen milenial sepertiku sudah terbiasa menyebutnya sebagai kungfu soalnya, entahlah istilah jaman sekarang. 

Hingga saat ini (September 2026), Yuan masih aktif membintangi sejumlah drama. Drama terbarunya yang rencananya akan ditayangkan di tahun 2027 berjudul "
Echoes", yang menurut kabar akan dibintanginya bersama Bai Lu. Benar atau tidaknya, mari kita tunggu informasi lebih lanjut.

Ditulis oleh: Liana Hwie.
Source: Wikipedia + berbagai sumber.
Credit Picts: As Tagged (All photos belongs to owners)
Warning: Dilarang mencopy paste tanpa ijin tertulis dari Penulis!

Rabu, 16 September 2026

(Profil) Fu Hai Feng, Sang "Pemenang Kehidupan"

Siapa yang tidak mengenal Fu Hai Feng? Fu Hai Feng adalah legenda bulu tangkis ganda putra asal Tiongkok bertangan kidal yang lahir pada 23 Agustus 1983.


Pria bertubuh kekar dan berwajah tampan ini merupakan salah satu ganda putra terkuat dunia selain Lee Yong Dae/Jung Jae Sung, walaupun rekor pertemuan antara Fu Hai Feng/Cai Yun vs Lee Yong Dae/Jung Jae Sung lebih didominasi oleh pasangan ganda putra asal Korea Selatan tersebut. Fu Hai Feng dan Lee Yong Dae, bersama pasangan mereka masing-masing bisa dianggap sebagai lawan tangguh dalam sektor ganda Putra bulutangkis.

Fu Hai Feng/Cai Yun kerapkali kesulitan dalam menembus pertahanan Lee Yong Dae/Jung Jae Sung. Menurut data head to head, selama 11 kali pertemuan (10 BWF Super Series dan 1 BWF Grand Prix), Fu Hai Feng/Cai Yun hanya mengalami 4 kali kemenangan melawan Lee Yong Dae dan pasangannya (4 vs 7).

Singkatnya :
Head To Head : Fu Hai Feng vs Lee Yong Dae : 4 VS 7.



Tiga kali kemenangan adalah saat Lee Yong Dae berpasangan dengan Jung Jae Sung dan satu kali kemenangan saat Lee Yong Dae berpasangan dengan Yoo Yeon Seong, sisanya Fu Hai Feng mengalami kekalahan yang cukup menyakitkan saat melawan Lee Yong Dae dan pasangannya.

Bisa dibilang, asalkan tidak bertemu Lee Yong Dae dan pasangannya, Fu Hai Feng pasti kemungkinan akan menang. Karena setiap kali bertemu Lee Yong Dae dan pasangannya, Fu Hai Feng kerapkali menderita kekalahan.


Salah satu kekalahan menyesakkan Fu Hai Feng/Cai Yun melawan Lee Yong Dae/Jung Jae Sung adalah pada saat All England 2012 di mana Lee Yong Dae/Jung Jae Sung keluar sebagai pemenang. Di babak final turnamen yang diadakan di Birmingham, Inggris tersebut, mereka mengalahkan pasangan unggulan asal Tiongkok, Cai Yun dan Fu Hai Feng, dengan skor 21–23, 21–9, 21–14.

Fu Hai Feng mulai mengenal bulu tangkis di usia 6 tahun. Kemudian ia masuk ke tim daerah Guangzhou pada usia 15 tahun. Setelah itu karena bakatnya, tidak butuh waktu lama bagi Fu Hai Feng untuk menjadi bagian dari tim nasional Cina. Ia langsung dipasangkan dengan Cai Yun.

Bersama rekannya, Cai Yun, Fu Hai Feng kerapkali mencetak prestasi yang membanggakan. Pasangan Fu Hai Feng dan Cai Yun telah berhasil menorehkan banyak prestasi di dunia bulu tangkis. Total kemenangan yang pernah diraih Fu Hai Feng adalah 24 gelar juara, yang berasal dari 16 gelar BWF Superseries dan 8 gelar BWF Grandprix. Di antaranya adalah juara All England (2005, 2009), juara dunia (2006, 2009, 2010, 2011), juara Olimpiade (2012, 2016) dan juara di berbagai turnamen Super Series (16 gelar juara). 




Salah satu prestasi tertingginya adalah memenangkan Medali Emas Olimpiade London 2012. Semuanya diraih bersama pasangannya di Ganda putra, yaitu Cai Yun. Maka tak heran, jika pasangan Fu Hai Feng/Cai Yun dikenal sebagai salah satu pemain ganda putra terhebat sepanjang masa, selain Lee Yong Dae/Jung Jae Sung.

Bahkan karena kehebatan mereka, Pasangan ini dijuluki "Feng Yun Zu He" yang berarti "Perpaduan Awan dan Angin".

Karena nama mereka pun memiliki arti yang serupa. Karakter “YUN” dari nama "Cai YUN” berarti “AWAN” dan karakter “FENG” dari nama "Fu Hai FENG” berarti “ANGIN”, pantaslah jika pasangan ini mendapat julukan “AWAN DAN ANGIN”. Sama seperti judul serial wuxia klasik yaitu "Pendekar Awan dan Angin".


Cai Yun/Fu Hai Feng dalam Olimpiade London 2012


Fu Hai Feng/Zhang Nan dalam Olimpiade Rio de Janeiro 2016

Namun selain bersama Cai Yun, Fu Hai Feng juga pernah berpasangan dengan Zhang Nan. Walaupun Fu Hai Feng/Zhang Nan juga sukses meraih Medali Emas Olimpiade Rio De Janeiro 2016 dalam sektor ganda putra, namun secara keseluruhan, sepak terjang dan prestasi yang diraih pasangan Fu/Zhang tidak sebanyak pasangan "awan dan angin" alias Cai Yun/Fu Hai Feng.

Fu Hai Feng tak hanya sukses mencetak banyak prestasi di lapangan bulu tangkis, dia juga dikabarkan memiliki kehidupan pribadi yang bahagia. 

Mantan pebulu tangkis legenda asal Tiongkok, Fu Hai Feng, menikah pada tahun 2007 setelah berpacaran selama dua tahun. Fu Hai Feng berkenalan dengan istrinya—yang merupakan lulusan Renmin University (Universitas Rakyat Tiongkok)—pada tahun 2005. Pernikahan mereka dilangsungkan secara tertutup dan sederhana tanpa liputan media yang besar. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai anak pertama bernama Fu Zhi Yu (lahir awal tahun 2008) yang memiliki nama panggilan "Xiao Yu'er" alias "Ikan kecil".


Fu Hai Feng dan putranya, Fu Zhi Yu (yang kini sudah berusia 18 tahun)

Dengan karir yang begitu cemerlang dan kehidupan rumah tangga yang begitu damai dan bahagia, maka tak salah jika Fu Hai Feng pantas disebut sebagai "Sang Pemenang Kehidupan".

Prestasi Utama:
* Medali Emas Olimpiade London 2012 : bersama Cai Yun.
* Medali Emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 : bersama Zhang Nan.

Karakteristik Permainan:
Memiliki julukan pemain dengan smes paling keras dan ikonik. Spesialis ganda putra yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan serangan dari belakang lapangan.


Profil
Nama: Fu Hai Feng (傅海峰)
Tanggal lahir: 23 August 1983.
Tempat lahir: Jieyang, Guangdong, China
Tinggi: 183 cm (6 ft 0 in)
Berat: 70 kg (150 lb; 11 st)
Negara asal: China
Pemegang raket: Tangan kiri (kidal)
Profesi: Atlet (Ganda Putra Bulutangkis)
Ranking tertinggi: 1 (June 23, 2011)


Jumlah Perolehan Medali:
* Olimpiade:
2008 : Beijing, China - Medali Perak - Ganda Putra.
2012 : London, Inggris - Medali Emas - Ganda Putra.
2016 : Rio de Janeiro, Brazil - Medali Perak - Ganda Putra.

* Asian Games:
2006 : Doha - Medali Emas - Tim
2010 : Guangzhou, China - Medali Emas - Tim.
2014 : Incheon, Korea Selatan - Medali Perak - Tim.

* World Championships
2003 : Birmingham - Medali Perunggu - Ganda Putra. 
2006 : Madrid - Medali Emas - Ganda Putra.
2009 : Hyderabad - Medali Emas - Ganda Putra. 
2010 : Paris, Perancis - Medali Emas - Ganda Putra. 
2011 : London, Inggris - Medali Emas - Ganda Putra.
2013 : Guangzhou, China - Medali Perunggu - Ganda Putra.

* Sudirman Cup
2003 : Eindhoven - Medali Perak - Tim.
2005 : Beijing, China - Medali Emas - Tim.
2007 : Glasgow - Medali Emas - Tim.
2009 : Guangzhou, China - Medali Emas - Tim.
2011 : Qingdao, China - Medali Emas - Tim.
2013 : Kualalumpur, Malaysia - Medali Emas - Tim.
2015 : Dongguan, China - Medali Emas - Tim.
2017 : Gold Coast, Australia - Medali Perak - Tim.

* Thomas Cup
2004 : Jakarta, Indonesia - Medali Emas - Tim.
2006 : Tokyo, Jepang - Medali Emas - Tim.
2008 : Jakarta, Indonesia - Medali Emas - Tim.
2010 : Kuala Lumpur, Malaysia - Medali Emas - Tim.
2012 : Wuhan, China - Medali Emas - Tim.
2014 : New Delhi, India - Medali Perunggu - Tim.

* World Cup
2005 : Yiyang, China - Medali Emas - Ganda Putra.
2006 : Yiyang, China - Medali Perunggu - Ganda Putra.

* Asian Championship
2011 : Chengdu, China - Medali Emas - Ganda Putra.
2016 : Wuhan, China - Medali Perunggu - Ganda Putra.


BWF Superseries (16 titles, 14 runners-up)
* 2007 : All England Open - Runner Up.
* 2007 : Singapore Open - Winner.
* 2007 : Indonesia Open - Winner.
* 2007 : China Masters - Winner.
* 2007 : French Open - Winner.
* 2008 : Korea Open - Winner.
* 2008 : Denmark Open - Runner Up.
* 2009 : All England Open - Winner.
* 2009 : Indonesia Open - Runner Up (lawan: Jung Jae Sung/ Lee Yong Dae dengan skor : 15–21, 18–21)
* 2009 : China Masters : Runner Up.
* 2010 : Korea Open - Runner Up (lawan: Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dengan skor : 11–21, 21–14, 18–21)
* 2010 : China Masters - Winner.
* 2010 : Japan Open - Winner.
* 2011 : Singapore Open - Winner.
* 2011 : Indonesia Open - Winner.
* 2011 : China Masters - Runner Up (lawan: Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dengan skor : 17–21, 10–21)
* 2011 : Japan Open - Winner.
* 2011 : Denmark Open - Runner Up (lawan: Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dengan skor : 16–21, 17–21)
* 2011 : French Open - Runner Up (lawan : Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dengan skor : 21–14, 15–21, 11–21)
* 2011 : Hong Kong Open - Winner (lawan : Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dengan skor : 14–21, 24–22, 21–19)
* 2012 : Korea Open - Winner (lawan : Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dengan skor : 18–21, 21–17, 21–19)
* 2012 : All England Open - Runner Up (lawan : Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dengan skor : 23–21, 9–21, 14–21)
* 2012 : Hong Kong Open - Winner.
* 2014 : Denmark Open - Winner (lawan : Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong dengan skor : 21–13, 25–23)
* 2015 : All England Open - Runner Up.
* 2015 : Indonesia Open - Runner Up.
* 2015 : Singapore Open - Runner Up.
* 2015 : Japan Open - Runner Up (lawan : Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong dengan skor : 19–21, 27–29)
* 2016 : Singapore Open - Winner.
* 2017 : Malaysia Open - Runner Up.

Rekor Head To Head dalam BWF Superseries :
Fu Hai Feng/Cai Yun vs Lee Yong Dae/Jung Jae Sung:  2 vs 6.
Fu Hai Feng/Zhang Nan vs Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong: 1 vs 1
Total pertemuan : 10 kali pertemuan (menang 3 kali dan kalah 7 kali)


BWF Grand Prix (8 titles, 8 runners-up)
* 2003 : Malaysia Open - Runner Up. 
* 2003 : German Open - Runner Up.
* 2004 : Swiss Open - Winner.
* 2004 : Japan Open - Runner Up.
* 2004 : Indonesia Open - Runner Up.
* 2005 : German Open - Winner.
* 2005 : All England Open - Winner.
* 2005 : Malaysia Open - Runner Up.
* 2005 : Hong Kong Open - Winner.
* 2006 : China Masters - Runner Up.
* 2006 : Chinese Taipei Open - Winner (lawan : Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dengan skor : 21–14, 21–18)
* 2006 : Macau Open - Winner.
* 2006 : China Open - Runner Up.
* 2008 : Thailand Open - Winner.
* 2014 : Swiss Open - Runner Up.
* 2015 : Chinese Taipei Open - Winner.

Rekor Kemenangan Head To Head dalam BWF Grand Prix :
Fu Hai Feng/Cai Yun vs Lee Yong Dae/Jung Jae Sung:  1 vs 0.
Total pertemuan : 1 kali (dengan kemenangan diraih Fu Hai Feng/Cai Yun).


Fu Hai Feng resmi pensiun dari tim nasional bulu tangkis China pada Mei 2017. Pertandingan terakhirnya terjadi saat membela China di ajang Piala Sudirman 2017 di Gold Coast, Australia.  Walaupun pasangan Fu Hai Feng/Zhang Nan sukses menyumbangkan poin kemenangan, namun secara keseluruhan, tim China gagal mempertahankan Piala Sudirman yang telah berada bersama mereka sejak tahun 2005-2015 dan harus rela memberikannya kepada Korea Selatan yang akhirnya sukses membawa pulang Piala Sudirman setelah terakhir tahun 2003 Korea Selatan berhasil memenangkannya. Korea Selatan sukses menjadi juara Piala Sudirman 2017 dengan skor 3-2 melawan China di babak Final.

Sebelum keputusan final tersebut, legenda ganda putra peraih dua medali emas Olimpiade ini sempat berencana pensiun pada akhir 2016, namun kembali sejenak memperkuat timnas China pada awal 2017.

Saat ini (2026), legenda bulu tangkis asal Tiongkok Fu Hai Feng aktif bekerja sebagai konsultan teknis dan staf pelatih bagi tim nasional bulu tangkis Tiongkok. 


Kegiatan Saat Ini:
Pelatih Ganda:
Membantu melatih sektor ganda putra, termasuk mendampingi dan membimbing pasangan ganda Tiongkok seperti Liang Wei Keng dan Wang Chang. 

Konsultan Prestasi:
Memberikan arahan teknis dan pengalaman sebagai peraih dua medali emas Olimpiade untuk mempersiapkan atlet-atlet pelatnas Tiongkok menghadapi kejuaraan internasional besar. 

Hall of Fame BWF:
Namanya diabadikan dalam BWF Hall of Fame bersama partner legendarisnya, Cai Yun, setelah resmi pensiun sebagai pemain profesional. 

Oh ya, Hingga saat ini rekor smash tercepat bulutangkis masih dipegang oleh pemain ganda putra China yaitu Fu Hai Feng. Rekor itu dibuat ketika ia berpasangan dengan rekannya Cai Yun berlaga di Piala Sudirman pada tahun 2005. Mau tau berapa kecepatannya? Kecepatan smashnya yaitu 332 km/jam.

Oleh: Liana Hwie.
Credit Picts: As Tagged (all pictures belongs to owner)
Source: Berbagai sumber.